Bulletin of Applied Animal Research https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR <ul> <ul> <li><strong>ISSN</strong>: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1557378539&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2684-8007</a> (online)</li> <li><strong>ISSN</strong>: <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1564640492&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2714-5395 </a>(print)</li> <li><strong>URL</strong>: <a href="https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR" target="_blank" rel="noopener">https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR</a></li> <li><strong>DOI</strong>: prefix <span class="id"><a href="https://doi.org/10.36423/baar.v3i2">10.36423</a></span></li> <li><strong>Publication Frequency:</strong> February and September</li> <li><strong>Scope:</strong> Bulletin of Applied Animal Research is publishing research Articles (Full-Length Original Scientific Papers) and Review on animal sciences, and related areas. Journal that encompasses a wide range of research areas including animal breeding and genetics, reproduction, feeding and nutrition, immunology, pathology, physiology, microbiology, biochemistry, ethology, Animal management and economics, behavior and welfare, biotechnology, and animal products. The journal in pigs, poultry, beef cattle, cows, goats and sheep, but the studies involving laboratory animal species that address fundamental questions related to livestock are also welcome.</li> <li><strong>Contact &amp; Submission Email:</strong> baar.fp@unper.ac.id</li> </ul> </ul> id-ID Copyright @2018 LP2M UNPER, ALL right reserved putridian@unper.ac.id (Putri Dian Wulansari, M.P.) rizkifeb94@gmail.com (Rizki Febriansyah) Mon, 28 Feb 2022 00:00:00 +0000 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Metode Teknologi Fermentasi Pada Limbah Organik Makanan Sebagai Bahan Alternatif Tambahan Dalam Ransum Ayam Broiler https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/929 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode teknologi fermentasi pada limbah organik makanan sebagai bahan alternatif tambahan dalam ransum ayam broiler. Penelitian dilaksanakan bulan September 2018 di laboratorium fisika dan kimia Universitas Islam Batik Surakarta. Materi penelitian menggunakan limbah makanan rumah makan yang kemudian difermentasi. Hasil analisis proksimat limbah makanan yang difermentasi yaitu BK 88,91%, Abu 8,94%, Protein 22,40%, Lemak 5,96% dan Serat Kasar 19,12%. Berdasarkan hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa fermentasi limbah makanan termasuk dalam bahan pakan sumber protein karena memiliki kandungan protein kasar 20% atau lebih, sedangkan fermentasi limbah rumah makan memiliki kandungan protein kasar sebanyak 22,40%. Penambahan fermentasi limbah rumah makan sebesar 15% dalam ransum ayam broiler dapat dilakukan dengan menambahkan bahan pakan lain seperti jagung, bungkil kedelai, dedak halus, tepung ikan, minyak sawit, dan premix.</p> <p><em>Kata Kunci</em>: limbah organik, ransum, ayam broiler</p> Putri Awaliya Dughita, Andri Haryono Awalokta Kusuma, Abdul Hakim, Bagus Andika Fitroh, Adib Norma Respati Hak Cipta (c) 2022 https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/929 Mon, 28 Feb 2022 00:00:00 +0000 Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Ternak Kambing di Kabupaten Pangandaran https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/927 <p>Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui faktor peranan pemerintah, motivasi, modal, kepemilikan ternak, kepemilikan lahan, pendidikan peternak, pengalaman beternak dan pandemi covid-19 terhadap pendapatan peternak dalam mengembangkan usaha di Kabupaten Pangandaran. Dengan menggunakan dua metode yaitu observasi dan wawancara. Observasi dilakukan dengan mengumpulkan data yang dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap peternak kambing di tiga kecamatan yang terletak di Kabupaten Pangandaran. Wawancara dilakukan dengan cara pengumpulan data yang melakukan interview secara langsung terhadap peternak kambing di Kabupaten Pangandaran, yang lebih tepatnya dilakukan di tiga kecamatan. Parameter yang diukur pada penelitian yang sudah dijalankan ada sebanyak 8 faktor, yaitu peranan pemerintah, motivasi, modal, kepemilikan ternak, kepemilikan lahan, pendidikan peternak, pengalaman beternak dan pandemi covid-19. Kesimpulan yang bisa didapat dari penelitian ini adalah adanya pengaruh secara simultan yang signifikan dari variabel bebas&nbsp; yaitu peran pemerintah (X1), motivasi (X2), permodalan (X3), kepemilikan ternak (X4), kepemilikan tanah (X5), pendidikan petani (X6), pengalaman (X7) dan pandemi covid-19 (X8) terhadap variabel terikat (Pendapatan peternak (Y) sebesar 84,2%. Sedangkan yang mempengaruhi pendapatan peternak secara parsial (satu per satu) yaitu faktor permodalan (X3), faktor pengalaman (X7) dan faktor kondisi pandemi covid-19 (X8).</p> <p><em>Kata Kunci</em>: <em>Analisis; Faktor-faktor; Pendapatan; Kambing; Pangandaran</em></p> Edi Sutardi, Firgian Ardigurnita, Nurul Frasiska Hak Cipta (c) 2022 https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/927 Mon, 28 Feb 2022 00:00:00 +0000 Protein Kasar dan Lemak Kasar Amofer Tongkol Jagung Menggunakan M21 Dekomposer dan Urea pada Level yang Berbeda https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/928 <p>Pemanfaatan limbah hasil pertanian berupa janggel jagung dalam rangka mengatasi permasalahan ketersediaan pakan ternak ruminansia. Pemanfaatan janggel jagung sebagai pakan masih sangat minim dikarenakan kandungan protein, dan kecernaan yang rendah&nbsp; serta kandungan lignin yang tinggi sehingga perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Salah satu metode pengolahan janggel jagung adalah menggunakan metode amoniasi fermentasi (amofer).</p> <p>Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan M21 dekomposer dan urea terhadap kandungan protein dan lemak kasar amoniasi fermentasi janggel jagung. Penelitian ini dilaksanakan menggunkan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan dalam penelitian ini adalah penambahan M21 dekomposer dan urea (0 ; 0,04:3 ; 0,06:3 ; 0,04:5 ; 0,06:5 dari total larutan formula). Variabel yang diamati adalah protein dan lemak kasar</p> <p>Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan M21 dekomposer dan urea berpengaruh sangat nyata (P &lt; 0,01) terhadap peningkatan Protein Kasar yaitu pada perlakuan R4 (janggel jagung diamofer dengan penambahan M21 dekomposer 0,06% dan urea 5%) yaitu sebesar 6.19 ± 0,07 %.&nbsp; Serta dalam uji Lemak Kasar diperoleh hasil berpengaruh nyata (P &lt; 0,05), dengan Kadar Lemak Kasar tertinggi diperoleh pada perlakuan R2 (janggel jagung diamofer dengan penambahan M21 dekomposer 0,06% dan urea 3%) yaitu sebesar 6.11 ± 0.09 dan terendah pada perlakuan R4 (janggel jagung diamofer dengan penambahan M21 dekomposer 0,06% dan urea 5%)&nbsp; yaitu sebesar 3.26 ± 0.04.</p> <p><em>Kata Kunci: Amofer, Janggel Jagung, M21 Dekomposer</em></p> Agus Prasetyo, Restuti Fitria, Novita Hindratiningrum Hak Cipta (c) 2022 https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/928 Mon, 28 Feb 2022 00:00:00 +0000 Pengaruh Kombinasi Pemberian Pakan Hijauan dan Konsentrat dengan Bentuk yang Berbeda Terhadap Performa Kelinci Jantan New Zaeland White https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/921 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan kombinasi antara hijauan dan konsentrat dengan bentuk yang berbeda terhadap performa kelinci jantan new zaeland white. Materi yang digunakan pada peneltian adalah kelinci jantan new zaeland white umur 3 bulan sebanyak 32 ekor. Kelinci dikelompokan berdasarkan 4 perlakuan yang berbeda yaitu:&nbsp; Daun Kubis Bunga (DKB) + konsentrat bentuk pellet (T1), Daun Kubis Bunga (DKB) + konsentrat bentuk <em>crumble</em> (T2), Daun Kubis Bunga (DKB) + konsentrat bentuk <em>mash</em> (T3), Daun Kubis Bunga (DKB) + konsentrat bentuk pasta (T4). Metode yang digunakan pada peneltian adalah percobaan dengan <em>completely random design</em> (CRD). Data diolah menggunakan ANOVA (<em>Analysis of variance)</em> bila terdapat perbedaan yang sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji <em>Duncan Multipel range test</em> (DMRT). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa efek penggunaan kombinasi antara hijauan dan konsentrat dengan bentuk yang berbeda memberikan hasil berbeda nyata (P&lt;0,01) pada konsumsi pakan dan konversi pakan, tetapi memberikan hasil yang nyata (P&gt;0,05) pada pertambahan bobot badan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa efek pemberian kombinasi antara hijauan dengan bentuk konsentrat yang berbeda memberikan perbedaan hasil pada konsumsi pakan dan konversi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan terhadap kelinci jantan new zaeland white, meskipun terdapat perbedaan pada performa tetapi pertumbuhan kelinci terlihat normal dan dalam keadaan sehat.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Kata kunci</em>: kelinci jantan <em>new zaeland white</em>, daun kubis bunga, perbedaan bentuk konsentrat.</p> Putri Awaliya Dughita, Bagus Andika Fitroh Hak Cipta (c) 2022 https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/921 Mon, 28 Feb 2022 00:00:00 +0000 Studi Kelayakan Pengelolaan Usaha Pembibitan Dan Penggemukan Sapi Po Kebumen https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/900 <p>Kabupaten Kebumen merupakan salah satu sentra peternakan sapi potong lokal, khususnya sapi dari bangsa Peranakan Ongole (PO) san telah memiliki galur tersendiri yaitu Sapi PO Kebumen. Populasi sapi PO di Kabupaten Kebumen mengalami penurunan dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2015. Melalui kegiatan Riset Unggulan Daerah pemerintah mencoba melaksanakan study kelayakan pengelolaan usaha peternakan yang berbadan usaha di Kabupaten Kebumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor/aspek-aspek yang diperlukan dalam pendirian Usaha Peternakan yang Berbadan Hukum, mengetahui layak tidaknya pendirian Usaha Peternakan yang Berbadan Hukum di Kabupaten Kebumen dan menghasilkan Model Operasionalisasi Pengelolaan Usaha Peternakan yang Berbadan Hukum. Berdasarkan hasil mengolah data primer dan sekunder rekomendasi badan usaha pengelolaan pembibitan dan penggemukan Sapi PO Kebumen adalah Perusahaan Daerah dan apabila Perusahaan Daerah cukup lama dalam pendiriannya dapat diawali dengan Usaha Pembibitan dan Penggemukan Sapi PO Kebumen oleh antar Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang berada di lokasi pembibitan. Pola pengelolaan usaha baik dilaksanakan oleh Perusda maupun Bumdes dibedakan menjadi tiga pola pemeliharaan yaitu a) pemeliharaan oleh perusda, b) pemeliharaan dengan cara gaduhan dimana seluruh asset masih milik peternak dan c) pemeliharaan dengan cara gaduhan dimana seluruh asset bibit betina menjadi milik peternak/plasma. Berdsarkan perhitungan analisis finansial pada masing-masing pola menunjukkan nila NPV pola A dan B positif yaitu Rp. 12.039.167.898,26 dan Rp.3.035.475.194,15, sedangkan pada pola C nilainya negatif yaitu Rp. (4.668.450.161,29). Perhitungan Net B/C pada pola pemeliharaan A adalah 1,2 pada pemeliharaan B 1,16 dan pada pola pemeliharaan C 0,96. Nilai IRR menunjukkan nilai lebih besar dari Diskon Faktor (&gt;20%) pada pola pemeliharaan A, B dan C masing-masing yaitu 55,73, 46,71 dan 46,71. Nilai Payback Period (PP) pada pola pemeliharaan A menunjukkan waktu pengembalian paling cepat yaitu 2,55 tahun atau kurang dari lima tahun, sedangkan pada pola pemeliharaan B dan C menunjukan angka lebih dari lima tahun yaitu 5,26 tahun. Berdasarkan data tersebut, pola pemeliharaan A dan B layak untuk dijalankan dalam mendirikan Perusda Pembibitan dan Penggemukan Sapi PO Kebumen, sedangkan pola C tidak layak. Pola B lebih disarankan untuk dijalankan karena selain untuk pengembangan, pelestarian Sapi PO Kebumen, meningkatkan kegiatan peternakan di Kabupaten Kebumen dan menambah PAD juga dapat mensejahterakan masyarakat peternak.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Pembibitan, Penggemukan, Sapi PO Kebumen, Perusahaan Daerah</p> Nunur nuraeni , Muhammad Faisal Ismail Aryadi Hak Cipta (c) 2022 https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/900 Mon, 28 Feb 2022 00:00:00 +0000 Efek Lama Proses Amofer terhadap Protein Kasar dan Lignin Kulit Buah Kakao https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/939 <p>Indonesia merupakan produsen dan eksportir kakao terbesar ketiga di dunia setelah Ghana dan Pantai Gading. Produksi kakao di Indonesia tahun 2020 sebesar 720.660 ton. Kulit buah kakao memiliki potensi kandungan nutrisi yang cukup baik untuk ternak ruminansia yang meliputi bahan kering 17,2%; bahan organik 81,2%; protein kasar 9,07%; <em>neutral detergent fiber</em> (NDF) 73,9%; <em>acid detergent fiber</em> (ADF) 58,98%;selulosa 38,65%; dan lignin 20,15% &nbsp;Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui berapa waktu yang optimal dalam pembuatan pakan dari kulit buah kakao dengan proses amoniasi dan fermentasi (amofer). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan lama proses amoniasi fermentasi (Amofer) dengan 5 kali ulangan. Perlakuan penelitian yaitu : P0 = kulit buah kakao tanpa urea dan tanpa Aspergillus Niger, P1 = kulit buah kakao + urea 6% + Aspergillus Niger 0,31% + Mineral mix 2% selama 7 hari, P2 = kulit buah kakao + urea 6% + Aspergillus Niger 0,31% + Mineral mix 2% selama 14 hari, P3 = kulit buah kakao + urea 6% + Aspergillus Niger 0,31% + Mineral mix 2% selama 21 hari P4 = kulit buah kakao + urea 6% + Aspergillus Niger 0,31% + Mineral mix 2% selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan kadar air kulit buah kakao yang diamoniasi pada hari ke-0 berbeda nyata (P&lt;0.05) dengan kadar air hari &nbsp;ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28. Peubah yang diukur yaitu kandungan nutrisinya yang meliputi kadar air, kadar abu, protein kasar (PK) dan lignin total. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan uji orthogonal polinomial. Kadar abu pada hari ke-14, ke-21 dan ke-28 pada pembuatan kulit buah kakao dengan metode amoniasi fermentasi (amofer) menggunakan urea dan <em>Aspergillus Niger</em> yaitu (P&lt;0.05) berbeda nyata dengan kontrol. Hasil analisis protein kasar pada hari ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28 pada pembuatan kulit buah kakao dengan metode amoniasi fermentasi (amofer) menggunakan urea dan <em>Aspergillus Niger</em> yaitu (P&lt;0.05) berbeda nyata dengan kontrol. Hasil analisis lignin total pada hari ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28 pada pembuatan kulit buah kakao dengan metode amoniasi fermentasi (amofer) menggunakan urea dan <em>Aspergillus Niger</em> yaitu (P&lt;0.05) berbeda nyata dengan kontrol. Kesimpulan perlakuan kulit buah kakao dengan amofer yaitu pemberian tambahan urea 6% + Aspergillus Niger 0,31% + Mineral mix 2% dengan perbedaan lama waktu perlakuan hingga 28 hari dapat meningkatkan protein kasar dan kadar air serta menurunkan kadar abu dan lignin total.</p> <p><em>Kata kunci: </em>amofer, amoniasi, fermentasi, kulit buah kakao, pakan.</p> Firgian Ardigurnita, Nurul Frasiska, Novia Rahayu Hak Cipta (c) 2022 https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/939 Mon, 28 Feb 2022 00:00:00 +0000 Analisis Mutu Produk Naget Substitusi Hati Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/941 <p>Produk naget yang disubstitusi hati ayam merupakan inovasi pengembangan produk hasil ternak yang memiliki nilai tambah dan sebagai bentuk diversifikasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu produk melalui penilaian penerimaan konsumen terhadap naget daging ayam KUB dan naget daging ayam yang disubstitusi hati ayam KUB. Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Jember. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.. Variabel yang diamati adalah pengujian mutu produk yang meliputi atribut warna, tekstur, aroma, dan rasa. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2010 untuk analisis deskriptif dan program SPSS 25 untuk analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut tekstur, aroma, dan rasa naget daging ayam KUB dengan naget daging ayam substitusi hati ayam KUB tidak memiliki perbedaan, sedangkan pada atribut warna terdapat perbedaan yang signifikan (P&lt;0,05). Kesimpulan penelitian didapatkan bahwa perbedaan warna pada naget hasil substitusi hati ayam KUB dapat menurunkan penerimaan konsumen, sehingga rekomendasi penelitian ialah disarankan untuk menambahkan pewarna alami, agar naget hasil substitusi memiliki warna cerah seperti naget daging ayam KUB, sehingga naget hasil substitusi dapat diterima konsumen.</p> Pradiptya Ayu Harsita, Penulis tambahan, Amam Amam Hak Cipta (c) 2022 https://e-journal.unper.ac.id/index.php/BAAR/article/view/941 Mon, 28 Feb 2022 00:00:00 +0000