Penguatan Ketahanan Pangan Lokal Melalui Budidaya Kailan Organik Di Desa Pasigaran Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang

Penulis

  • Intan Ratna Dewi Anjarsari Universitas Padjajaran
  • Uum Umiyati Universitas Padjadjaran
  • Murgayanti Murgayanti Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.36423/jec.v8i2.2631

Abstrak

Ketahanan pangan lokal merupakan elemen kunci dalam menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan di tingkat komunitas. Desa Pasigaran, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang memiliki potensi pertanian yang dapat dioptimalkan, salah satunya melalui budidaya kailan (Brassica oleracea var. alboglabra) secara organik. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani dalam menerapkan sistem pertanian organik guna mendukung diversifikasi pangan sehat serta mengurangi ketergantungan terhadap input kimia sintetis. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan budidaya organik, pendampingan teknis, serta evaluasi efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi teknik budidaya organik pada kailan mampu meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi dampak negatif penggunaan pupuk dan pestisida kimia, serta menghasilkan produk yang lebih sehat dan bernilai ekonomi tinggi. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan petani mengenai pertanian organik. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan lokal, peningkatan kesejahteraan petani, serta pengembangan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan di Desa Pasigaran.

Referensi

Ayu, S., Naiborhu, A., Arfiani, W., & Lubis, E. (2021). Pertumbuhan dan hasil tanaman kailan dengan pemberian beberapa kombinasi jenis dan dosis pupuk bokashi. Jurnal Ilmiah Rhizobia, 3(1), 58–66.

Hartatik, W., Husnain, H., & Widowati, L. R. (2015). Peranan pupuk organik dalam peningkatan produktivitas tanah dan tanaman. Jurnal Sumberdaya Lahan, (1), 107–120.

FAO. (2021). The State of Food Security and Nutrition in the World 2021. FAO.

Rahman, A., Sari, D. P., & Nugroho, H. (2022). Peningkatan produksi sayuran organik berbasis pertanian berkelanjutan. Jurnal Agroekologi Indonesia, 12(1), 45–57.

Setiawan, B., Lestari, T., & Kurniawan, R. (2019). Diversifikasi tanaman hortikultura dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal. Jurnal Agribisnis dan Ketahanan Pangan, 7(2), 88–97.

Sinaga, P., & Hasanah, Y. (2014). Respons pertumbuhan dan produksi kailan (Brassica oleraceae L.) pada pemberian berbagai dosis pupuk organik cair paitan (Tithonia diversifolia (Hemsl.) Gray). Jurnal Online Agroekoteknologi, 2(2337), 1584–1588.

Suwandi, R., Hidayat, A., & Putri, L. (2020). Peran pertanian organik dalam ketahanan pangan rumah tangga. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 15(1), 22–30.

Widodo, S., & Hartati, R. (2020). Budidaya tanaman sayuran untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Jurnal Hortikultura Tropika, 8(3), 77–85.

Yuliana, R., Prasetyo, W., & Suryani, D. (2021). Kandungan gizi dan manfaat kesehatan dari berbagai sayuran hijau. Jurnal Pangan dan Gizi, 14(2), 55–68.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-13

Cara Mengutip

Anjarsari, I. R. D., Umiyati, U., & Murgayanti, M. (2026). Penguatan Ketahanan Pangan Lokal Melalui Budidaya Kailan Organik Di Desa Pasigaran Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Journal of Empowerment Community, 8(2), 374–381. https://doi.org/10.36423/jec.v8i2.2631