Kerangka Sinergi Kebijakan, Teknologi WtE, dan Prinsip ESG untuk Percepatan Bioenergi Sampah Perkotaan di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.36423/jec.v8i1.2684Abstrak
Transisi menuju sistem energi rendah karbon di Indonesia memerlukan integrasi kebijakan, teknologi konversi yang tepat, dan mekanisme pembiayaan yang berkelanjutan. Sampah padat perkotaan merupakan sumber daya bioenergi yang strategis karena volume yang tinggi dan kandungan organik yang signifikan, namun implementasi proyek Waste-to-Energy terhambat oleh kurangnya sinergi yang mengikat aspek kebijakan, teknologi, dan investasi. Studi ini bertujuan merumuskan kerangka sinergi tri-pilar antara kebijakan energi nasional, kesesuaian teknologi Waste-to-Energy, dan prinsip Investasi Berkelanjutan (Environmental, Social, and Governance) untuk mengatasi hambatan tersebut dan mempercepat pengembangan bioenergi berbasis sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual melalui sintesis literatur komprehensif terkait regulasi energi, kebijakan pengelolaan sampah, dan studi empiris Waste-to-Energy. Kerangka sinergi yang dihasilkan mengidentifikasi bahwa keberhasilan proyek sangat bergantung pada pengikatan jaminan harga melalui kebijakan dengan penerimaan sosial dan mitigasi risiko melalui prinsip Investasi Berkelanjutan, yang kemudian memvalidasi pemilihan teknologi yang sesuai dengan karakteristik sampah lokal Indonesia. Kerangka ini memberikan kontribusi praktis berupa peta jalan bagi pemangku kepentingan dalam mewujudkan proyek yang layak secara finansial, berkelanjutan secara lingkungan, dan diterima secara sosial, sekaligus mendukung pencapaian target energi terbarukan dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.
Referensi
Anbumozhi, Venkatachalam., & Kimura, Fukunari. (2018). Industry 4.0: empowering ASEAN for the circular economy. Economic Research Institute for ASEAN and East Asia.
Bhatsada, A., Patumsawad, S., Towprayoon, S., Chiemchaisri, C., Phongphiphat, A., & Wangyao, K. (2023). Modification of the Aeration-Supplied Configuration in the Biodrying Process for Refuse-Derived Fuel (RDF) Production. Energies, 16(7). https://doi.org/10.3390/en16073235
Bulkot, O., Liubkina, O., Anisimova, L., & Petrovsky, M. (2023). INVESTING IN RENEWABLE ENERGY TRANSITION AS A KEY TREND IN THE GLOBAL ECONOMY. Bulletin of Taras Shevchenko National University of Kyiv. Economics, 223, 10–19. https://doi.org/10.17721/1728-2667.2023/223-2/2
Efstratios N. Kalogirou. (2017). Waste-to-Energy Technologies and Global Applications.
Irawan, D., Cahaya, A., Nurcahyaningtyas, M., Studi, P., Pembangunan, E., Bisnis, F., & Ekonomika, D. (2024). Pendekatan ekonomi sirkular sebagai strategi pembangunan berkelanjutan di Indonesia (Vol. 13, Issue 1).
Ishaq, M., Ghouse, G., Fernández-González, R., Puime-Guillén, F., Tandir, N., & Santos de Oliveira, H. M. (2022). From Fossil Energy to Renewable Energy: Why is Circular Economy Needed in the Energy Transition? Frontiers in Environmental Science, 10. https://doi.org/10.3389/fenvs.2022.941791
Rudi Haryanto Simanjuntak, Rienni Manihuruk & et al. (2025). Bisnis Energi Terbarukan: Masa Depan Bisnis Energi Terbarukan Indonesia.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2024). Peta Jalan Ekonomi Biru Indonesia Edisi 2 (Leonardo A. A. Teguh Sambodo, Ed.; Issue 2).
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2025a). Peta Jalan Pengembangan Tenaga Kerja Hijau Indonesia.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2025b). Rencana Pembangunan Jangka Menengah nasional Tahun 2025-2029.
Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 188.K/TL.03/MEM.L/2025. (2025). Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025 - 2034.
Krystallyn Gracela Angeline. (2024). Revolusi Energi Terbarukan: Status, Potensi dan Tantangan Biomassa dan Air di Indonesia. Jurnal Teknik ITS Vol. X, No. Y.
Lin, B., & Xie, Y. (2025). How does digital finance drive energy transition? A green investment-based perspective. Financial Innovation, 11(1). https://doi.org/10.1186/s40854-025-00772-1
Lou, W., Lu, S., Li, M., & Taghizadeh-Hesary, F. (2025). Determinants of green energy investment—financial drivers and equitable transition. Humanities and Social Sciences Communications, 12(1). https://doi.org/10.1057/s41599-025-04760-9
Muhammad, S., & Hoffmann, C. (2024). From investment to impact: The role of green finance and technological innovation on German energy transition. Renewable Energy, 237. https://doi.org/10.1016/j.renene.2024.121665
Ozili, P. K., & Opene, F. (2021). The role of banks in the circular economy. https://ssrn.com/abstract=3778196
Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025. (2025). Konservasi Energi Oleh Pemerintah Dan Pemerintah Daerah.
Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025. (2025). Manajemen Energi.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 33 Tahun 2023. (2023). Konservasi Energi.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2025. (2025). Kebijakan Energi Nasional.
Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 12 Tahun 2025. (2025). Rencana Pembangunan Jangka Menengah nasional Tahun 2025-2029.
Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 22 Tahun 2017. (2017). Rencana Umum Energi Nasional.
Prihandoko, D., Purnomo, C. W., Widyaputra, P. K., & Nasirudin. (2022). Application of Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant in Piyungan Landfill Municipal Solid Waste Management. ASEAN Journal of Chemical Engineering, 22(2), 296–305. https://doi.org/10.22146/ajche.75560
Publications, U. N. (1992). United Nations Frame Work Convention on Climate Change.
Rimantho, D., Syaiful, S., Nurfaida, & Sulandari, U. (2022). Electronic waste bank model as a solution for implementing circular economy: Case study DKI Jakarta-Indonesia. Frontiers in Built Environment, 8. https://doi.org/10.3389/fbuil.2022.1030196
Soleh, M., Hadiyanto, H., Windarta, J., Anne, O., Hendroko Setyobudi, R., & Mel, M. (2020). Technical and Economic Analysis of Municipal Solid Waste Potential for Waste to Energy Plant (Case Study: Jatibarang Landfill Semarang, Central Java, Indonesia). E3S Web of Conferences, 190. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202019000027
Sugiyono, A., Febijanto, I., Hilmawan, E., & Adiarso. (2022). Potential of biomass and coal co-firing power plants in Indonesia: a PESTEL analysis. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 963(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/963/1/012007
Tirta, A. (2023). The Integration of Energy Strategies in ASEAN: Key Findings of the 8 th ASEAN Energy Outlook (AEO8).
Tiwari, S., Si Mohammed, K., Mentel, G., Majewski, S., & Shahzadi, I. (2024). Role of circular economy, energy transition, environmental policy stringency, and supply chain pressure on CO2 emissions in emerging economies. Geoscience Frontiers, 15(3). https://doi.org/10.1016/j.gsf.2023.101682
Wikurendra, E. A., Csonka, A., Nagy, I., & Nurika, G. (2024a). Urbanization and Benefit of Integration Circular Economy into Waste Management in Indonesia: A Review. In Circular Economy and Sustainability (Vol. 4, Issue 2, pp. 1219–1248). Springer Nature. https://doi.org/10.1007/s43615-024-00346-w
Yan, H., Qamruzzaman, M., & Kor, S. (2023). Nexus between Green Investment, Fiscal Policy, Environmental Tax, Energy Price, Natural Resources, and Clean Energy—A Step towards Sustainable Development by Fostering Clean Energy Inclusion. Sustainability (Switzerland), 15(18). https://doi.org/10.3390/su151813591
Yosiana, C., & Handayani, I. G. A. K. R. (2024). Legal Aspects in the Regulation of Environmental Approval for Co-Firing Biomass Energy Projects in Indonesia (pp. 670–677). https://doi.org/10.2991/978-2-38476-218-7_111
Zhao, L., Giannis, A., Lam, W. Y., Lin, S. X., Yin, K., Yuan, G. A., & Wang, J. Y. (2016). Characterization of Singapore RDF resources and analysis of their heating value. Sustainable Environment Research, 26(1), 51–54. https://doi.org/10.1016/j.serj.2015.09.003.