Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukanagara melalui Penguatan Potensi Kerajinan Bambu dan Pertanian Organik Berbasis Kearifan Lokal

Penulis

  • Nurul Frasiska Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Nazna Ramdani Putra Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Roihan Salsabila Universitas Perjuangan Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.36423/jec.v8i2.2797

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sukanagara, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Perjuangan Tasikmalaya tahun 2025. Tujuannya adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui penguatan potensi lokal di bidang kerajinan bambu dan pertanian organik. Metode yang digunakan meliputi observasi partisipatif, wawancara, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengelola usaha kerajinan anyaman bambu melalui pelatihan pemasaran digital berbasis Google Business Profile, serta peningkatan kesadaran petani terhadap praktik pertanian ramah lingkungan melalui pelatihan pembuatan pupuk kompos dari limbah peternakan. Program ini juga memperkuat jejaring sosial-ekonomi masyarakat dan menumbuhkan semangat kolaboratif lintas generasi dalam melestarikan kearifan lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas ekonomi, sosial, dan ekologis masyarakat desa. Model pemberdayaan berbasis potensi dan kearifan lokal ini dapat direplikasi pada wilayah pedesaan lain dengan karakteristik serupa.

Referensi

Astar, I., Setiawan, S., Suyanto, A., Rahayu, S., Irianti, A. T. P., Hamdani, H., Oktarianty, S., Widiarti, S., Ayen, R. Y., Bancin, H. D., & Asti, A. (2025). Sosialisasi dan pendampingan pertanian organik untuk meningkatkan adopsi teknologi pertanian berkelanjutan di Desa Temiang Mali, Kalimantan Barat melalui pendekatan partisipatif. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 5(1), 217–222. https://doi.org/10.54082/jamsi.1677

Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Tasikmalaya dalam Angka 2024. Tasikmalaya: Badan Pusat Statistik Kabupaten Tasikmalaya.

Ekawati, D., Karlinasari, L., Soekmadi, R., & Machfud. (2023). A model of integrated community-based bamboo management for the bamboo industry in Ngada Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia. Sustainability, 15(2), 977. https://doi.org/10.3390/su15020977

Krisdiyanto, D., Farihah, T., & Supriyati, H. (2024). Community empowerment through bamboo laminate technology as part of disaster conservation and mitigation in Wonokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 10(1), 5–11. https://doi.org/10.22146/jpkm.79899

Munawaroh, A., & Trihastuti, R. (2023). Pelatihan pengolahan bambu di Desa Jatibatur Kabupaten Sragen. Nuras: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 113–117. https://doi.org/10.36312/nuras.v3i3.206

Natalia, N., & Supardal, S. (2025). Kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan desa mandiri dan sejahtera (Studi kasus di Desa Semantun Jaya, Kecamatan Jelai Hulu, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat). SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 569–579. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5742

Rokhmah, I., Wijaya, M. S. B., Sagita, C. O., Amalia, F. A., Susanti, M. D., Irawati, N. N., Badriyah, A. U., Susilawati, L., & Afrianti, A. (2023). Pemberdayaan masyarakat Dusun Kalangan dalam pembuatan pupuk organik melalui kegiatan KKN reguler. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(6), 793–800. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1838.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-16

Cara Mengutip

Frasiska, N., Ramdani Putra, N., & Salsabila, R. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Desa Sukanagara melalui Penguatan Potensi Kerajinan Bambu dan Pertanian Organik Berbasis Kearifan Lokal. Journal of Empowerment Community, 8(2), 421–427. https://doi.org/10.36423/jec.v8i2.2797