Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas: Menuju Desa Hijau dan Ekonomi Sirkular Desa Jayapura, Kabupaten Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.36423/jec.v8i2.2798Abstrak
Pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah pedesaan masih menghadapi tantangan akibat keterbatasan sarana, edukasi, dan budaya pemilahan sejak sumber. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya untuk membangun sistem pengelolaan sampah berbasis partisipatif melalui edukasi, penyediaan sarana tempat sampah organik–anorganik, pelatihan pemilahan, dan pengembangan bank sampah. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, sosialisasi konsep 3R, pelatihan teknis, serta pemasangan media edukasi tentang waktu penguraian sampah. Program berjalan selama 35 hari dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Warga mulai menerapkan pemilahan sampah, mengolah limbah organik menjadi kompos dan pupuk cair, serta memanfaatkan bank sampah untuk mengelola limbah anorganik bernilai ekonomi. Penyediaan sarana fisik dan pendampingan langsung mendukung terbentuknya kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan. Program ini terbukti turut memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dan mendorong ekonomi sirkular skala desa. Model ini berpotensi direplikasi pada wilayah pedesaan lain menuju pengelolaan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Referensi
Adamo, I. D., Daraio, C., Di, S., Gastaldi, M., & Nicolas, E. (2024). Driving EU sustainability : Promoting the circular economy through municipal waste efficiency Constant Returns to Scale. Sustainable Production and Consumption, 50(April), 462–474.
Al-suhaibani, N., Selim, M., Alderfasi, A., & El-hendawy, S. (2020). Comparative Performance of Integrated Nutrient Management between Composted Agricultural Wastes, Chemical Fertilizers , and Biofertilizers in Improving Soil Quantitative and Qualitative Properties and Crop Yields under Arid Conditions. Agronomy, 10(10), 1–25. https://doi.org/10.3390/agronomy10101503
Ali, S., & Shirazi, F. (2023). The Paradigm of Circular Economy and an Effective Electronic Waste Management. Sustainability, 15(3), 1–11.
Badagliacca, G., Testa, G., Giovanni, S., Malfa, L., Cafaro, V., Presti, E. Lo, & Monti, M. (2024). Organic Fertilizers and Bio-Waste for Sustainable Soil Management to Support Crops and Control Greenhouse Gas Emissions in Mediterranean Agroecosystems : A Review. Horticulture, 15(4).
Gürdil, G. A. K., Mengstu, M., & Kakarash, A. (2021). Utilization of Agricultural Wastes for Sustainable Development. Black Sea Journal of Agriculture, 4(4), 146–152. https://doi.org/10.47115/bsagriculture.953415
Jakhar, R., & Samek, L. (2023). A Comprehensive Study of the Impact of Waste Fires on the Environment and Health. Sustainability, 15(19), 1–16.
Kurniawan, D., Masitoh, N., Rahmani, D. A., & Sakifah. (2024). Pengelolaan Limbah Sampah Rumah Tangga dalam Meningkatkan Kapasitas Ekonomi Berbasis Biokonversi dan Circular Economy Warga Desa Putrapinggan, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Warta Pengabdian Andalas, 31(1), 74–83. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jwa.31.1.74-83.2024
Luo, Y., Douglas, J., & Pahl, S. (2022). Reducing Plastic Waste by Visualizing Marine Consequences. Environment and Behavior, 54(4), 809–832. https://doi.org/10.1177/00139165221090154
Mukramin, S., Wahyudi, D., & Akbar, M. (2025). Edukasi dan Implementasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kelurahan Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Barru. Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat, 3(1), 114–124. https://doi.org/doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v3i1.1582