PENGUATAN EKONOMI PENGRAJIN BORDIR TASIKMALAYA MELALUI ADOPSI PENCATATAN KEUANGAN DIGITAL DAN QRIS

Penulis

  • Asep Dadan Suhendar Politeknik LP3I Tasikmalaya
  • Alfi Muhamad Sofa Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Wina Yulianti Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Abstrak

Pengrajin bordir di Tasikmalaya adalah tulang punggung ekonomi kreatif lokal, namun sebagian besar dari mereka masih mencatat keuangan secara manual dan hanya menerima bayaran tunai. Kebiasaan ini membuat mereka sulit memantau kondisi usaha, memisahkan uang bisnis dari uang pribadi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu pelaku usaha bordir di Kecamatan Kawalu dan Tamansari Kota Tasikmalaya untuk memakai dua alat digital yang praktis: aplikasi pencatatan keuangan BukuKas dan QRIS untuk pembayaran non-tunai. Program ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) dalam tiga tahap: penilaian kebutuhan awal, pelatihan disertai pendampingan, dan evaluasi. Dua puluh peserta dipilih dari anggota paguyuban pengrajin bordir setempat. Hasilnya, rata-rata skor kesiapan digital peserta naik dari 26 menjadi 79 dari skala 100 - naik 53 poin. Sebanyak 17 dari 20 peserta (85 persen) sudah bisa menggunakan BukuKas secara mandiri setelah pendampingan. Lima belas peserta (75 persen) berhasil mengaktifkan QRIS melalui Bank Indonesia. Pemantauan lanjutan mengungkapkan adanya selisih pendapatan bulanan yang tidak tercatat sebesar Rp 318.000 sebelum adopsi digital. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan praktis dan tepat sasaran efektif meningkatkan pengelolaan keuangan UMKM serta membuka akses kredit formal.

Kata Kunci: bordir; bukukas; keuangan digital; qris; tasikmalaya

Referensi

Adi Pradana, M. R. ((2024)). Dampak transformasi digital pada kinerja UMKM di Indonesia. Jurnal Relevansi: Ekonomi, Manajemen dan Bisnis, 8(1), 25-29. doi:https://doi.org/10.61401/relevansi.v8i1.112

ASPI, A. S. (2025). Data transaksi dan merchant QRIS Indonesia 2020-2024. Retrieved from Jakarta: ASPI.: https://aspi.or.id

Bank Indonesia, 2. (n.d.). Perkembangan QRIS Nasional: Merchant aktif mencapai 29,6 juta per Oktober 2023. Retrieved from Siaran Pers Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Jakarta: Bank Indonesia.: h t t p s : / / w w w . b i . g o . i d / i d / p u b l i k a s i / r u a n g - m e d i a / n e w s - release/Pages/sp_2531823.aspx

BPS, O. J. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024. Retrieved from Indeks literasi keuangan 65,43 persen.: https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-Tahun-2024.aspx, https://bengkuluselatankab.bps.go.id/en/news/2024/08/02/241

BukuKas. (2024, April). BukuKas: Aplikasi catatan keuangan gratis untuk UMKM. Retrieved from Google Play Store.: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bukukas

Mathie, A. &. (n.d.). From clients to citizens: Asset-based community development as a strategy for community-driven development. Development in Practice,, 13(5), 474-486. doi:https://doi.org/10.1080/0961452032000125857

OJK, S. d. (2021-2025). Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Retrieved from Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI): https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-Tahun-2024.aspx

Sitompul, P. S. (2025). Transformasi digital UMKM Indonesia: Tantangan dan strategi adaptasi di era ekonomi digital. Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini. Retrieved from https://ejournal.arimbi.or.id/index.php/JUMBIDTER/article/view/487

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29

Terbitan

Bagian

Articles