PENGOLAHAN SAWI HIJAU MENJADI MIE HIJAU YANG MEMILIKI NILAI EKONOMIS TINGGI DI DESA SUKAMANIS KECAMATAN KADUDAMPIT KABUPATEN SUKABUMI
DOI:
https://doi.org/10.36423/jec.v1i2.364Abstract
Sawi hijau merupakan salah satu jenis sayur-mayur yang memiliki masa simpan yang tergolong singkat. Sawi hijau akan cepat menguning dan membusuk dalam waktu dua sampai empat hari jika tidak dilakukan pengolahan dan pengawetan lebih lanjut. Untuk memberikan nilai tambah dan mengurangi waktu pembusukan, sawi dapat diolah lebih awal sebelum membusuk. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penyuluhan pengolahan sawi hijau menjadi mie hijau yang bercita rasa tinggi dan awet , sehingga dapat menambah kesejahteraan para petani sayur, khususnya sawi hijau di desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada petani , bahwa produk pertanian yang segar dan penuh dengan kandungan mineral bagi tubuh manusia . Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan observasi langsung dan pengadaan workshop yaitu tim pengabdi langsung datang ke lokasi kegiatan abdimas untuk memperoleh data awal sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan. Hal ini kami lakukan pada saat menjelang maupun saat kegiatan berlangsung. Observasi berguna untuk mengetahui kondisi ibu-ibu PKK dan pengolahan sawi hijau pasca panen. Hasil yang dicapai para peserta telah memahami bahwa sawi hijau memiliki kandungan gizi yang banyak manfaat bagi kesehatan dan memahami bahwa sawi hijau dapat diolah menjadi bahan makanan seperti mie sawi/ mie hijau yang mempunyai masa simpan lebih lama dan memiliki nilai ekonomis lebih tinggi.
Â
Kata kunci: Mie hijau, Pengolahan, Produk, sawi.References
Alifah, S., Narsih, D., & Widiyarto, S. (2019). Pengaruh Metode Partisipatori Dan Minat Belajar Terhadap Kemampuan Berwirausaha Siswa Smk. Lectura: Jurnal Pendidikan, 10(1), 66-81.
Darwis, K., & Anwar, A. R. (2018). Pelatihan Olahan Sawi Hijau Untuk Menumbuhkan Jiwa
Wirausaha Pada Kelompok Wanita Tani Mt Al Muhajirin Di Kelurahan Tamalanrea Jaya. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 67-71.
Hugo, A. S., Sigit, W., & Mohammad, R. (2019, January). The Village Fund Allocation: the Evaluation
and Progression Program of Government. In 1st International Conference on Education and Social Science (ICESRE 2018). Atlantis Press.
Margiyanto, E. 2007. Hortikultura. Bantul : Cahaya Tani.
Rukmana, I. H. R. (1994). Bertanam Petsai & Sawi. Kanisius.
Suyana, N., & Wulansari, L. (2019). Pembelajaran Karakter Melalui Pelaksanaan Idul Adha
Pada Siswa Sma. Journal Of Empowerment Community (Jec), 1(2), 40-47.
Sunarmintyastuti, L., & Widiyarto, S. (2019). Pelatihan Pembuatan Prakarya Dalam Rangka
Meningkatkat Minat Berwirausaha Siswa Mts. Matappa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2).
Vernia, D. M., Widiyarto, S., Wulansari, L., & Rusdi, M. (2018). Penyuluhan Dalam Meningkatkan Partisipasi Program Dana Desa. Prosiding Sembadha, 1(1), 72-78.
http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-sawi-hijau-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html#.Wxaatoq-mpo (diakses 2 Juni 2018 pk 09.25)
http://jajanpinggiran.blogspot.com/2016/07/resep-dan-cara-membuat-mie-hijau.html (diakses 3 Juni pk 20.15)


