Merangkai Potensi Budaya dan Alam Pusparahayu melalui Eksplorasi Lodong Gejlig, Kukuk, dan Cilongan
DOI:
https://doi.org/10.36423/jec.v8i1.2560Abstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pusparahayu, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, yang memiliki kekayaan budaya, potensi seni tradisional, kerajinan khas, serta daya tarik ekowisata yang menarik untuk dikembangkan. Tujuan kegiatan ini adalah mengeksplorasi dan mendokumentasikan tiga potensi utama desa, yaitu seni tradisional Lodong Gejlig, kerajinan Kukuk, dan kawasan ekowisata Cilongan, sebagai upaya pelestarian sekaligus pengenalan potensi lokal kepada masyarakat luas. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pelaku seni, pengrajin, dan pengelola ekowisata, serta dokumentasi visual terhadap aktivitas budaya dan alam. Pendekatan kegiatan bersifat partisipatif, di mana mahasiswa dan masyarakat terlibat secara aktif dalam proses eksplorasi, pengumpulan informasi, dan publikasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Lodong Gejlig mencerminkan nilai kebersamaan dan kreativitas masyarakat, Kukuk memiliki potensi ekonomi serta nilai estetika yang tinggi, sedangkan kawasan Cilongan menyimpan potensi ekowisata berbasis alam yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif dan ekologis. Melalui dokumentasi dan publikasi hasil eksplorasi ini, kegiatan KKN diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya dan alam lokal serta mendorong pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.
Referensi
Ardiansyah, R. (2022). Community-Based Tourism: Model Pengelolaan Ekowisata Berkelanjutan di Pedesaan Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.
Herlina, S., & Prasetyo, B. (2023). Integrasi budaya dan ekowisata dalam pengembangan desa berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Desa, 8(2), 133–147.
Kusuma, D., Lestari, A., & Fauzi, M. (2020). Penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis lokal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 21–29.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Nurhayati, T., & Syah, D. (2021). Pelestarian kearifan lokal dalam pengembangan potensi wisata desa. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan Indonesia, 3(1), 45–57.
Rahman, A., Satria, H., & Lubis, R. (2019). Ekowisata dan keberlanjutan: Kajian model pengelolaan berbasis masyarakat. Jurnal Ekowisata Nusantara, 6(1), 55–68.
Rahmawati, D., & Nugroho, A. (2021). Pendekatan partisipatif dalam pengembangan potensi desa berbasis kearifan lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan, 4(2), 120–129.
Setiawan, M. (2018). Potensi lokal sebagai basis pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Daerah, 12(3), 201–210.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suprapto, Y., & Widodo, T. (2020). Strategi pengembangan ekowisata berbasis konservasi dan partisipasi masyarakat. Jurnal Kepariwisataan dan Lingkungan, 9(2), 89–103.