Sinergi Pengabdian Masyarakat dalam Penguatan Ekonomi dan Pelestarian Budaya Lokal di Desa Cikeusal, Tasikmalaya

Penulis

  • Nurul Frasiska Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Iksan Fauzan Andriana Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Silviani Silviani Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Shelvira Noerachmi Universitas Perjuangan Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.36423/jec.v8i1.2682

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cikeusal, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, dilaksanakan untuk memperkuat ekonomi lokal dan melestarikan budaya tradisional sebagai identitas sosial masyarakat. Pendekatan partisipatif digunakan melalui observasi, wawancara, pelatihan, dan kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, pelaku UMKM, serta kelompok seni. Program pemberdayaan difokuskan pada penguatan UMKM berbasis produk lokal seperti gula semut dan noga melalui pelatihan pemasaran digital, inovasi kemasan, serta literasi keuangan sederhana. Sementara itu, aspek budaya diarahkan pada pendokumentasian dan revitalisasi kesenian tradisional Terebang Gébés yang memiliki nilai religius dan sosial tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan pelaku UMKM dalam promosi dan manajemen usaha, serta meningkatnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan seni tradisional. Kolaborasi lintas sektor ini memperlihatkan bahwa sinergi pengabdian masyarakat dapat mendorong penguatan ekonomi kreatif sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.

Referensi

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tasikmalaya. (2024). Kabupaten Tasikmalaya dalam angka 2024.

Tasikmalaya: BPS Kabupaten Tasikmalaya.

Dewi, N. P. T. A., Asih, N. W. O. T., & Marantika, N. M. A. (2023). Revitalisasi seni dan budaya sebagai upaya pengembangan wisata di Desa Medahan, Gianyar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia, 1(1), 15–20. https://doi.org/10.54082/jpmii.IDPaper

Ferdian, A. (2019). Pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui pengembangan usaha kecil menengah oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian dan UKM di Desa Pompaniki. Journal I La Galigo: Public Administration Journal, 2(1), 60–66. https://doi.org/10.35914/ilagaligo.196

Irhandayaningsih, A. (2018). Pelestarian kesenian tradisional sebagai upaya dalam menumbuhkan kecintaan budaya lokal di masyarakat Jurang Blimbing Tembalang. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 2(1), 19–27.

Laiya, N. P. (2025). Pemberdayaan UMKM melalui digital marketing dalam meningkatkan daya saing di era industri 4.0 di Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat (J-AbMas), 1(1). [Link artikel]

Nabilatunnisa, S. A., & Salsabilah, A. (2022). Kesenian sebagai cermin identitas budaya. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra, 2(4), 21–26.

Praselanova, R. (2025). Pemberdayaan UMKM Desa Sawentar melalui implementasi konsep desa cerdas untuk meningkatkan daya saing di era digital. Madanika: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 1–7.

Suparno, S., & Apoy, A. (2017). Pelestarian tradisi dan seni daerah berwawasan nasional menuju masyarakat perbatasan Ketungau Tengah–Malaysia yang kompetitif di era masyarakat ekonomi ASEAN (MEA). Jurnal PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 2(2), 143–160.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-18

Cara Mengutip

Frasiska, N., Iksan Fauzan Andriana, Silviani, S., & Noerachmi, S. (2026). Sinergi Pengabdian Masyarakat dalam Penguatan Ekonomi dan Pelestarian Budaya Lokal di Desa Cikeusal, Tasikmalaya. Journal of Empowerment Community, 8(1), 63–68. https://doi.org/10.36423/jec.v8i1.2682

Terbitan

Bagian

Articles