ANALISIS KCN MENGGUNAKAN METODE TITRASI ARGENTOMETRI LIEBIG-DENIGES PADA AIR RENDAMAN SINGKONG YANG DIRENDAM AIR KELAPA

Authors

  • Emawati Emma Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Bandung, Indonesia
  • Zahra Jigan Az Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana
  • Rachmawati Winasih Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana

DOI:

https://doi.org/10.36423/pharmacoscript.v1iSpecial.2429

Keywords:

Air Kelapa, Argentometri, Kalium Sianida, Racun Tikus

Abstract

Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan beraneka ragam, Keanekaragaman tersebut membuka banyak peluang alternatif terhadap pengganti produk kimia yang dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi kesehatan maupun lingkungan. Salah satu pemanfaatan tanaman ialah sebagai pengendali hama tikus alami (rodentisida). Singkong diketahui memiliki kandungan senyawa berbahaya yakni sianida (HCN) jika dilakukan pengupasan dan disimpan dalam jangka waktu yang lama. Sementara itu, air kelapa merupakan sumber kalium elektrolit yang baik, dan menyediakan 600 miligram dalam satu cangkir. Jika dilakukan perendaman singkong menggunakan air kelapa maka Ion kalium (K+) akan bereaksi dengan sianida (CN-) dalam singkong dan membentuk senyawa Kalium Sianida (KCN) yang memiliki efek racun. Pemanfaatan racun KCN tersebut telah banyak digunakan untuk mengendalikan hama pengerat oleh masyarakat, akan tetapi penelitian mengenai kandungan dan kadar senyawa KCN pada air rendaman tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar KCN pada air rendaman singkong dengan air kelapa sebagai racun untuk hewan pengerat. Metode yang digunakan untuk analisis KCN adalah argentometri Liebig-Deniges dimana digunakan larutan AgNO3 sebagai pentiter dengan indikator ammonia dalam KI. Sebelum penetapan kadar, dilakukan validasi metode presisi dan akurasi. Hasil analisis KCN dalam sampel air rendaman dengan perbandingan 1 kg singkong : 2 liter air kelapa memiliki kadar KCN sebesar 2,229 mg/20 mL. Dengan kadar tersebut, pemberian sebanyak 20,6 mL sediaan pada tikus berbobot 200 g setara dengan dosis 11,5 mg/kg BB, yang merupakan nilai LD50 KCN pada tikus dewasa.

References

Feladita, N., Primadiamanti, A., & Meilina, N. T. (2018). PENETAPAN KADAR NaCl PADA PEMBUATAN TELUR ASIN REBUS DAN TELUR ASIN OVEN DENGAN VARIASI WAKTU PENYIMPANAN SECARA ARGENTOMETRI. 3(3), 209–214.

Harmita. (2004). PETUNJUK PELAKSANAAN VALIDASI METODE DAN CARA PERHITUNGANNYA. Majalah Ilmu Kefarmasian, 1(3), 117–135.

Ibrahim, S. (2020). Potensi Air Kelapa Muda Dalam Meningkatkan Kadar Kalium. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 1(1), 9–14. https://doi.org/10.37287/ijnhs.v1i1.221

Lukum, A. (2022). Buku Ajar Dasar-Dasar Kimia Analitik.

Lumbantobing, R., Napitupulu, M., & Jura, M. R. (2020). Analysis of Cyanide Acid Content in Cassava (Manihot esculenta) Based on Storage Time. Jurnal Akademika Kimia, 8(3), 180–183. https://doi.org/10.22487/j24775185.2019.v8.i3.pp180-183

Mardiyono. (2020). PENETAPAN KADAR ASAM SIANIDA PADA TALAS (Colocasia esculenta) DENGAN VARIASI WAKTU PERENDAMAN SECARA ARGENTOMETRI. 2507(February), 1–9.

Nasution, S. B., Analis, J., & Medan, P. (2015). PENGARUH LAMA PERENDAMAN TERHADAP KANDUNGAN SIANIDA PADA UBI KAYU BERACUN TAHUN 2015. 159–163.

Ndubuisi, N. D., & Chidiebere, A. C. U. (2018). Cyanide in Cassava: A Review. International Journal of Genomics and Data Mining, 3(1). https://doi.org/10.29011/2577-0616.000118

Nova, K dan Fatmi, W. (2018). PENENTUAN KADAR SIANIDA DAUN SINGKONG DENGAN VARIASI UMUR DAUN DAN WAKTU PEMETIKAN. Ilmiah Pendidikan Kimia “Hydrogen,” 1 no. 2(institut keguruan dan ilmu pendidikan (IKIP)), 117–121.

Rachmawati, W., Emawati, E., Ivan Andriansyah, Ms., Fenti Fatmawati, Mp., Dewi Kurnia, Ms., Idar, Ms., apt Lilis Silviana, Ms., Vina Juliana Anggraeni, Mf., apt Wempi Budiana, Ms., Aiyi Asnawi, Ms., Marsauli Simorangkir, D., Jufri Sineke, Ms., & Djois Sugiaty Rintjap, Ms. (2024). Bunga Rampai Analisis Farmasi.

Rachmawati, W., Hadi, D. R., & Emawati, E. (2024). Analisis Kandungan Sianida dan Efek Perendaman dalam Larutan Kalsium Hidroksida pada Umbi Gadung : Pendekatan Analisis Validasi dan Metode Kolorimetri. Prosiding Seminar Nasional Diseminasi Penelitian, 4, 12–21.

Riani, S., Nurpauziah, I., & Permana, A. D. (2024). EFIKASI TIGA JENIS RODENTISIDA SINTETIK TERHADAP TIKUS RIUL ( RATTUS NORVEGICUS ) PADA RUMAH SAKIT TIPE B KOTA BANDUNG. 4(September), 432–438.

Sabourin, P. J., Kobs, C. L., Gibbs, S. T., Hong, P., Matthews, C. M., Patton, K. M., Sabourin, C. L., & Wakayama, E. J. (2016). Characterization of a Mouse Model of Oral Potassium Cyanide Intoxication. International Journal of Toxicology, 35(5), 584–603. https://doi.org/10.1177/1091581816646973

Susanto, A., Mulyani, T., & Nugraha, S. (2021). Validasi Metode Analisis Penentuan Kadar Logam Berat Pb , Cd dan Cr Terlarut dalam Limbah Cair Industri Tekstil dengan Metode Inductively Coupled Plasma Optical Emission Spectrometry. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(1), 191–200. https://doi.org/10.14710/jil.19.1.191-200

Titin, A., & Widyantara, A. B. (2022). Analisis pemeriksaan kontrol klorida urin adisi metode Fantus menggunakan Sigma-metrik. Jurnal Penelitian Sains, 24(April), 1–6.

Viony, M., Rosdiana, L., & Roqobih, F. (2024). Rodentisida Nabati Singkong Mentah (Manihot esculenta) sebagai Alternatif Pengendalian Hama Tikus. HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(2), 79–84. https://doi.org/10.24252/higiene.v9i2.37901

Yuningsih. (2012). Keracunan sianida pada hewan dan upaya pencegahannya. 30, 21–26.

Zailani, H. F. (2015). Uji Efektifitas Rodentisida Nabati Ekstrak Buah Bintaro (Cerbea manghas Boiteau, Pierre L.). In Digital Repository Universitas Jember UJI (Vol. 3, Issue 3).

Downloads

Published

2025-12-29