UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) PADA MODEL HEWAN UJI ZEBRAFISH DIABETES

Authors

  • Febriyanti Raden Maya Department of Biological Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran
  • Patricia Shannon Program Studi Profesi Apoteker, Universitas Padjadjaran
  • Khairinnisa Miski Aghnia Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36423/pharmacoscript.v1iSpecial.2452

Keywords:

Muntingia calabura, Zebrafish, Hiperglikemia, Metformin, Flavonoid

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) diketahui mengandung flavonoid, seperti kuersetin, yang berpotensi antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi pemodelan diabetes melitus (DM) pada zebrafish dan mengevaluasi aktivitas hipoglikemik ekstrak etanol daun kersen. Ekstrak distandardisasi melalui penetapan kadar air dan identifikasi KLT menggunakan pembanding kuersetin. Dua pendekatan model DM dievaluasi, yakni perendaman dalam glukosa 4% serta kombinasi glukosa 2% dengan pakan tinggi lemak. Uji hipoglikemik membandingkan kontrol normal, kontrol negatif (glukosa 4%), kontrol positif (metformin 1,65 mg/dL), dan tiga dosis ekstrak (50, 100, 150 mg/L) pada hari ke-0, 3, 5, 7, dan 14. Ekstrak memenuhi mutu awal (kadar air 3,69%; bercak KLT dengan Rf 0,346 ko-migrasi dengan kuersetin). Perendaman dalam glukosa 4% menghasilkan zebrafish hiperglikemia dengan kadar gula darah >1,5x dari nilai baseline, responsif terhadap metformin, dan bermortalitas rendah, sedangkan induksi dengan kombinasi pakan dan glukosa gagal karena mortalitas ±30%/hari. Pada pengujian hipoglikemik, kadar glukosa kontrol negatif meningkat hingga 227 ± 5,37 mg/dL (H14), sementara metformin menurunkannya menjadi 29,5 ± 2,43 mg/dL (H14; −73,5%). Ekstrak menurunkan glukosa secara bermakna pada seluruh dosis; dosis 150 mg/L mencapai 24,5 ± 1,05 mg/dL (−78,0%) dan lebih rendah daripada metformin, sedangkan dosis 50–100 mg/L berada pada 40,17–38,83 mg/dL (−63,9% s.d. −65,1%). Analisis ANOVA satu arah/Welch menunjukkan perbedaan signifikan antar-kelompok dan antar-waktu (p<0,001), dan uji lanjut Games–Howell mengonfirmasi bahwa seluruh dosis ekstrak berbeda bermakna dari kontrol negatif, dengan dosis 150 mg/L lebih efektif dibanding 50–100 mg/L pada H14. Temuan ini menegaskan bahwa model zebrafish glukosa 4% optimal untuk skrining antidiabetes dan bahwa ekstrak daun kersen memiliki aktivitas hipoglikemik signifikan yang mendukung pengembangannya sebagai kandidat obat antidiabetes alami.

References

American Diabetes Association 2010. Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus. Diabetes care, 33 Suppl 1(Suppl 1), S62–S69

Andalia N, Safrida, Sabri M. 2017. Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap Struktur Mikroskopis Sel Beta Pankreas Tikus Hiperglikemik. Jurnal EduBio Tropika, 5(1): 49-53

Ansari P, Choudhury ST, Seidel V, Rahman AB, Aziz MA, Richi AE, Rahman A, Jafrin UH, Hannan JMA, Abdel-Wahab YHA. Therapeutic Potential of Quercetin in the Management of Type-2 Diabetes Mellitus. Life (Basel). 2022 Jul 28;12(8):1146. doi: 10.3390/life12081146. PMID: 36013325; PMCID: PMC9409999.

Cao Y, Chen Q, Liu Y, Jin L, Peng R. 2023. Research Progress on the Construction and Application of a Diabetic Zebrafish Model. International Journal of Molecular Sciences, 24(6): 5195.

Chaoul V, Dib EY, Bedran J, Khoury C, Shmoury O, Harb F, Soueid J. 2023. Assessing Drug Administration Techniques in Zebrafish Models of Neurological Disease. Int J Mol Sci. Vol 4;24(19):14898. doi: 10.3390/ijms241914898. PMID: 37834345; PMCID: PMC10573323.

Dhanya R, Arya AD, Nisha P, Jayamurthy P. Quercetin, a Lead Compound against Type 2 Diabetes Ameliorates Glucose Uptake via AMPK Pathway in Skeletal Muscle Cell Line. Front Pharmacol. 2017 Jun 8;8:336. doi: 10.3389/fphar.2017.00336. PMID: 28642704; PMCID: PMC5462925.

Dhanya R. Quercetin for managing type 2 diabetes and its complications, an insight into multitarget therapy. Biomed Pharmacother. 2022 Feb;146:112560. doi: 10.1016/j.biopha.2021.112560. Epub 2021 Dec 22. PMID: 34953390.

Entezari M, Hashemi D, Taheriazam A, Zabolian A, Mohammadi S, Fakhri F, Hashemi M, Hushmandi K, Ashrafizadeh M, Zarrabi A, Ertas YN, Mirzaei S, Samarghandian S. AMPK signaling in diabetes mellitus, insulin resistance and diabetic complications: A pre-clinical and clinical investigation. Biomed Pharmacother. 2022 Feb;146:112563. doi: 10.1016/j.biopha.2021.112563. Epub 2021 Dec 29. PMID: 35062059.

Febrina, M., & Sari, S.F. 2019. Pengaruh Pemberian Infusa Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit Putih (Mus musculus) yang Diberi Beban Glukosa. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 8(2): 60-66.

Fiana, N., & Oktaria, D. 2016. The Effect of Saponin Content in Mahkota Dewa Fruit Flesh (Phaleria macrocarpa) on Decreasing Blood Glucose Levels. Journal of Majority, 5 (4):128–132

Fries, Franziska, Andreas M. Kany, Sari Rasheed, Anna K. H. Hirsch, Rolf Müller, and Jennifer Herrmann. 2023. Impact of Drug Administration Routes on the In Vivo Efficacy of the Natural Product Sorangicin A Using a Staphylococcus aureus Infection Model in Zebrafish Embryos. International Journal of Molecular Sciences 24, no. 16: 12791. https://doi.org/10.3390/ijms241612791

Downloads

Published

2025-12-29