OPTIMASI SURFAKTAN NON-IONIK DALAM TONER EKSTRAK DAUN PEPAYA METODE SLD (SIMPLEX LATTICE DESIGN) SERTA AKTIVITAS ANTIBAKTERI
DOI:
https://doi.org/10.36423/pharmacoscript.v9i1.2542Keywords:
Antibakteri, Daun Pepaya, Simplex Lattice Design (SLD), Surfaktan, Toner WajahAbstract
Ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) memiliki potensi alami bahan aktif dalam sediaan kosmetik, khususnya karena kandungan metabolit sekundernya yang berkhasiat. Namun, tantangan formulasi berbasis ekstrak ini adalah stabilitas dan kompatibilitas bahan, sehingga dibutuhkan kombinasi surfaktan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kombinasi surfaktan dalam formulasi toner wajah berbasis ekstrak daun pepaya, serta menilai pengaruhnya terhadap karakteristik fisikokimia dan keamanan penggunaan. Metode penelitian menggunakan desain eksperimental dengan pendekatan SLD untuk mengoptimalkan kombinasi surfaktan non-ionik (tween 80, decyl glucoside dan PE-40), ekstrak diperoleh melalui maserasi etanol 70%, evaluasi sediaan meliputi pengujian uji fitokimia, parameter ekstrak, evaluasi sediaan toner wajah. Hasil yang diperoleh meliputi rendemen ekstrak kental daun pepaya sebesar 14,80%, uji fitokimia menunjukkan positif mengandung metabolit sekunder, evaluasi sediaan menunjukkan hasil yang baik sesuai persyaratan, tetapi pada pengujian viskositas masing-masing formula memberikan kekentalan yang berbeda dikarenakan penggunaan kombinasi surfaktan, uji stabilitas dipercepat pada suhu 4°C dan 40°C selama 48 jam menunjukkan seluruh formula tetap stabil secara organoleptik. Dan sediaan yang memiliki aktivitas antibakteri berada pada formula 6 dengan konsentrasi 12% ekstrak memberikan zona hambat sebesar 28,82 mm (kategori sangat kuat). Analisis menggunakan pendekatan simpex lattice design menghasilkan countour plot yang menunjukkan adanya interaksi positif dan negatif antar variabel respon. Berdasarkan analisis optimasi, formula optimum diperoleh pada rentang formula 2, dengan nilai desirability sebesar 0,851 yang dapat memenuhi kriteria respon pH, viskositas, dan kelembapan.
References
A’yun, Q., & Laily, A. N. (2015). Analisis fitokimia daun pepaya (Carica papaya L.) di balai penelitian tanaman aneka kacang dan umbi, Kendalpayak, Malang.
Ahda, A., Setyaningsih, D., Rosalia, R., Aziz, S., Lutfiah, S. L., Apriani, V. D., & Yuniarsih, N. (2022). Aktivitas Antioksidan dan Formulasi Toner Wajah berbagai Bahan Aktif Alami : Review Jurnal. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(6).
Ahmad, R. U., & Ainiyah, N. (2025). Optimasi Formulasi dan Uji Fisik Sediaan Toner dari Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia L.) sebagai Anti Jerawat. Journal of Pharmaceutical and Sciences.
Arsyad, R., Amin, A., & Waris, R. (2023). Teknik Pembuatan Dan Nilai Rendamen Simplisia Dan Ekstrak Etanol Biji Bagore (Caesalpinia Crista L.) Asal Polewali Mandar. Makassar Natural Product Journal, 1(3), 2023–2138.
Aspadiah, V., Zubaydah, W. O. S., Muliadi, R., Anwar, I., & Jumilta. (2024). Formulasi, Evaluasi dan Uji Iritasi Sediaan Toner Niacinamide. Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 2(1), 1–10.
Bangun, P. P. A., Rahman, A. P., & Syaifiyatul, H. (2021). Analisis kadar total flavonoid pada daun dan biji pepaya ( Carica papaya L .) menggunakan metode spektrofotometer UV-vis. Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru, 02(22).
Cahyanta, A. N., Istriningsih, E., Hidayah, A. A., & Wulandari, P. (2023). Formulasi dan Uji Aktivitas Salep Antibakteri Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Jurnal Farmasi Indonesia, 1(1), 1–15.
Candra, A., & Santi, T. D. (2017). Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L) Sebagai Antiinflamasi. 1(2), 63–66.
Forestryana, D., Muawiyyah, W., & Sayakti, P. I. (2023). Inkorporasi Mikroemulsi Ekstrak Etanol Akar Kelakai (Stenochlaena Palustris (Burn. F) Bedd.) Pada Formulasi Toner Wajah Dengan Variasi Konsentrasi Gliserin. Jurnal Insan Farmasi Indonesia.
Handayani, C. E. K., & Azzahra, F. (2024). Penetapan Rendemen dan Kandungan Kimia Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Pelarut. Majalah Farmaseutik, 20(4).
Isyanti, M., Andarwulan, N., & Faridah, D. N. (2019). Karakteristik Fisik dan Fitokimia Buah Kecombrang. Journal of Agro-Based Industry, 36(12), 96–105.
Jati, N. K., Prasetya, A. T., & Mursiti, S. (2019). Isolasi, Identifikasi, dan Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Alkaloid pada Daun Pepaya. Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences, 42(1), 1–6.
Kalalo, W. M., Purwanjani, W., & Purwanjani, S. (2024). Antibacterial Activity Test on Face Toner Preparations 70% Ethanol Extract of Avocado Leaves (Persea americana Mill) Against Staphylococcus Aureus Bacteria. Pratama Medika: Jurnal Kesehatan, 3(1).
Karami, M. R. A. N., Malahayati, S., Hidayah, N., & Budi, S. (2023). Formulasi Dan Uji Stabilitas Sediaan Toner Anti Jerawat Ekstrak Bunga Melati (Jasminum sambac L.). Jurnal Farmasi SYIFA, 1(2).
Krisyanella, Susilawati, N., & Rivai, H. (2017). Pembuatan dan Karakterisasi serta Penentuan Kadar Flavonoid dari Ekstrak Kering Herba Meniran (Phyllanthus niruri L.). Jurnal Farmasi Higea, 5(1), 9–19.
Lumbantobing, H., Sartini, & Rahmiati. (2022). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) dan Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma zedoaria) Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 4(1), 18–26. https://doi.org/10.31289/jibioma.v1i1.1226
Manongko, P.S., et al. (2020). Uji Senyawa Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Tanaman Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.).
Mardhiyah, T. A., & Rosalina, L. (2023). Kelayakan Toner Wajah Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis) dan Daun Pegagan (Centella Asiatica) untuk Perawatan Kulit Wajah Berjerawat. Masaliq, 3(4), 501–511.
Matsui, K., & Koeduka, T. (2016). Green Leaf Volatiles in Plant Signaling and Response. In Lipids in Plant and Algae Development (pp. 427–443). Springer.
Myers, R. H., Montgomery, D. C., & Cook-Anderson, C. M. (2016). Response Surface Methodology: Process and Product Optimization Using Designed Experiments 4th Edition. Wiley.
Nor, T. A., Indriarini, D., & Koamesah, S. M. J. (2018). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli secara In Vitro. Cendana Medical Journal, 6(3).
Novitasari, N., & Jubaidah, S. (2018). Perbandingan Metode Ekstraksi terhadap Rendemen Ekstrak Daun Rambai Laut (Sonneratia caseolaris L. Engl). Jurnal Ilmiah Manuntung, 4(1).
Nurjanah, L., & Oktavilantika, D. M. (2024). Formulasi Toner Wajah Esktrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Jurnal Farmasi Dan Farmakoinformatika, 2(2), 130–145.
Oktaviana, & Pahalawati, I. N., Kurniasih, N. F., & G. (2019). Formulasi Deodoran Spray dari Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai Antibakteri Penyebab Bau Badan (Staphylococcus epidermidis). Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 16(2), 396–405.
Purwandhini, Retno, D. D., Asri, M. T., & Yakub, P. (2024). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah Pepaya Muda (Carica papaya L.) terhadap Bakteri Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 13(3).
Riswati, S. S., Bae, W., Park, C., Permadi, A. K., & Novriansyah, A. (2020). Nonionic Surfactant to Enhace the Performance ASP Flooding a Low Salinity Constraint. Applied Sciences, 10(11).
Sabiti, F. B., Juarti, I. B., & Alfa, Z. S. (2024). Optimasi Sediaan Toner Wajah Daun Pegagan (Centella Asiatica) sebagai Anti Acne dengan Variasi Polisorbat 20 dan Gliserin menggunakan Metode Simplex Lattice Design. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 7(1).
Shelin, S., Fitriyanti, F., & Saufi, M. (2023). Ekstrak Metanol Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Borneo Journal of Pharmascientech, 7(2), 122–129.
Sinko, P. . (2018). Martin’s Physical Pharmacy and Pharmaceutical Sciences (7th ed). Wolters Kluwer.
Suhail, M., Janakiraman, A. K., Khan, A., Naeem, A., & Badshah, S. F. (2019). Surfactants and their Role in Pharmaceutical Product Development: An Overview. Journal of Pharmaceutical and Pharmaceutics, 6(2).
Swari, N. W. P. G. (2024). Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sabun Cair Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus.
Tadros, T. (2018). Formulation of Disperse Systems : Science and Technology. Wiley-VCH.
Tuntun, M. (2016). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya ( Carica papaya L .) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan, 7, 497–502.
Tutik, T., Chusniasih, D., & Rahayu, R. Y. (2022). Formulasi Sediaan Sabun Cair Antiseptik Ekstrak Etanol Serai Dapur (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Farmasi Malahayati, 5(1), 48–63.
Wahyuni, W., Saputri, R. K., & Hutahaen, T. A. (2023). Uji Antioksidan Dan Efektivitas Sediaan Toner Ekstrak Daun Binahong Merah (Anredera cordifolia). Indonesian Journal of Health Science, 3(2).
Waruwu, N. S., Sandhika, I. M. G. S., & Lestari, N. K. D. (2021). Perbandingan Uji Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) di Daratan Rendah dan Daratan Tinggi. Jurnal Media Sains, 5(1).
Wijaya, A., & Noviana. (2022). Penetapan Kadar Air Simplisia Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Berdasarkan Perbedaan Metode Pengeringan. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2).
Zang, J., Sun, H., & Wang, Y. (2018). Effect of Surfactant on Antimicrobial Activity and Drug Release Behavior. Colloids and Surfaces B: Biointerfaces, 170.
Zhang, Q. ., Lin, L. ., & Ye, W. . (2018). Technique for Extraction and Isolation of Natural Products : A Comprehensive Review. Chinese Medicine, 13(20).
A’yun, Q., & Laily, A. N. (2015). Analisis fitokimia daun pepaya (Carica papaya L.) di balai penelitian tanaman aneka kacang dan umbi, Kendalpayak, Malang.
Ahda, A., Setyaningsih, D., Rosalia, R., Aziz, S., Lutfiah, S. L., Apriani, V. D., & Yuniarsih, N. (2022). Aktivitas Antioksidan dan Formulasi Toner Wajah berbagai Bahan Aktif Alami : Review Jurnal. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(6).
Ahmad, R. U., & Ainiyah, N. (2025). Optimasi Formulasi dan Uji Fisik Sediaan Toner dari Minyak Atsiri Lavender (Lavandula angustifolia L.) sebagai Anti Jerawat. Journal of Pharmaceutical and Sciences.
Arsyad, R., Amin, A., & Waris, R. (2023). Teknik Pembuatan Dan Nilai Rendamen Simplisia Dan Ekstrak Etanol Biji Bagore (Caesalpinia Crista L.) Asal Polewali Mandar. Makassar Natural Product Journal, 1(3), 2023–2138.
Aspadiah, V., Zubaydah, W. O. S., Muliadi, R., Anwar, I., & Jumilta. (2024). Formulasi, Evaluasi dan Uji Iritasi Sediaan Toner Niacinamide. Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian, 2(1), 1–10.
Bangun, P. P. A., Rahman, A. P., & Syaifiyatul, H. (2021). Analisis kadar total flavonoid pada daun dan biji pepaya ( Carica papaya L .) menggunakan metode spektrofotometer UV-vis. Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru, 02(22).
Cahyanta, A. N., Istriningsih, E., Hidayah, A. A., & Wulandari, P. (2023). Formulasi dan Uji Aktivitas Salep Antibakteri Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Jurnal Farmasi Indonesia, 1(1), 1–15.
Candra, A., & Santi, T. D. (2017). Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L) Sebagai Antiinflamasi. 1(2), 63–66.
Forestryana, D., Muawiyyah, W., & Sayakti, P. I. (2023). Inkorporasi Mikroemulsi Ekstrak Etanol Akar Kelakai (Stenochlaena Palustris (Burn. F) Bedd.) Pada Formulasi Toner Wajah Dengan Variasi Konsentrasi Gliserin. Jurnal Insan Farmasi Indonesia.
Handayani, C. E. K., & Azzahra, F. (2024). Penetapan Rendemen dan Kandungan Kimia Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Pelarut. Majalah Farmaseutik, 20(4).
Isyanti, M., Andarwulan, N., & Faridah, D. N. (2019). Karakteristik Fisik dan Fitokimia Buah Kecombrang. Journal of Agro-Based Industry, 36(12), 96–105.
Jati, N. K., Prasetya, A. T., & Mursiti, S. (2019). Isolasi, Identifikasi, dan Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Alkaloid pada Daun Pepaya. Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences, 42(1), 1–6.
Kalalo, W. M., Purwanjani, W., & Purwanjani, S. (2024). Antibacterial Activity Test on Face Toner Preparations 70% Ethanol Extract of Avocado Leaves (Persea americana Mill) Against Staphylococcus Aureus Bacteria. Pratama Medika: Jurnal Kesehatan, 3(1).
Karami, M. R. A. N., Malahayati, S., Hidayah, N., & Budi, S. (2023). Formulasi Dan Uji Stabilitas Sediaan Toner Anti Jerawat Ekstrak Bunga Melati (Jasminum sambac L.). Jurnal Farmasi SYIFA, 1(2).
Krisyanella, Susilawati, N., & Rivai, H. (2017). Pembuatan dan Karakterisasi serta Penentuan Kadar Flavonoid dari Ekstrak Kering Herba Meniran (Phyllanthus niruri L.). Jurnal Farmasi Higea, 5(1), 9–19.
Lumbantobing, H., Sartini, & Rahmiati. (2022). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) dan Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma zedoaria) Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 4(1), 18–26. https://doi.org/10.31289/jibioma.v1i1.1226
Manongko, P.S., et al. (2020). Uji Senyawa Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Tanaman Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.).
Mardhiyah, T. A., & Rosalina, L. (2023). Kelayakan Toner Wajah Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis) dan Daun Pegagan (Centella Asiatica) untuk Perawatan Kulit Wajah Berjerawat. Masaliq, 3(4), 501–511.
Matsui, K., & Koeduka, T. (2016). Green Leaf Volatiles in Plant Signaling and Response. In Lipids in Plant and Algae Development (pp. 427–443). Springer.
Myers, R. H., Montgomery, D. C., & Cook-Anderson, C. M. (2016). Response Surface Methodology: Process and Product Optimization Using Designed Experiments 4th Edition. Wiley.
Nor, T. A., Indriarini, D., & Koamesah, S. M. J. (2018). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli secara In Vitro. Cendana Medical Journal, 6(3).
Novitasari, N., & Jubaidah, S. (2018). Perbandingan Metode Ekstraksi terhadap Rendemen Ekstrak Daun Rambai Laut (Sonneratia caseolaris L. Engl). Jurnal Ilmiah Manuntung, 4(1).
Nurjanah, L., & Oktavilantika, D. M. (2024). Formulasi Toner Wajah Esktrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Jurnal Farmasi Dan Farmakoinformatika, 2(2), 130–145.
Oktaviana, & Pahalawati, I. N., Kurniasih, N. F., & G. (2019). Formulasi Deodoran Spray dari Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai Antibakteri Penyebab Bau Badan (Staphylococcus epidermidis). Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 16(2), 396–405.
Purwandhini, Retno, D. D., Asri, M. T., & Yakub, P. (2024). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah Pepaya Muda (Carica papaya L.) terhadap Bakteri Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 13(3).
Riswati, S. S., Bae, W., Park, C., Permadi, A. K., & Novriansyah, A. (2020). Nonionic Surfactant to Enhace the Performance ASP Flooding a Low Salinity Constraint. Applied Sciences, 10(11).
Sabiti, F. B., Juarti, I. B., & Alfa, Z. S. (2024). Optimasi Sediaan Toner Wajah Daun Pegagan (Centella Asiatica) sebagai Anti Acne dengan Variasi Polisorbat 20 dan Gliserin menggunakan Metode Simplex Lattice Design. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 7(1).
Shelin, S., Fitriyanti, F., & Saufi, M. (2023). Ekstrak Metanol Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Borneo Journal of Pharmascientech, 7(2), 122–129.
Sinko, P. . (2018). Martin’s Physical Pharmacy and Pharmaceutical Sciences (7th ed). Wolters Kluwer.
Suhail, M., Janakiraman, A. K., Khan, A., Naeem, A., & Badshah, S. F. (2019). Surfactants and their Role in Pharmaceutical Product Development: An Overview. Journal of Pharmaceutical and Pharmaceutics, 6(2).
Swari, N. W. P. G. (2024). Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sabun Cair Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Sebagai Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus.
Tadros, T. (2018). Formulation of Disperse Systems : Science and Technology. Wiley-VCH.
Tuntun, M. (2016). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya ( Carica papaya L .) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan, 7, 497–502.
Tutik, T., Chusniasih, D., & Rahayu, R. Y. (2022). Formulasi Sediaan Sabun Cair Antiseptik Ekstrak Etanol Serai Dapur (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Farmasi Malahayati, 5(1), 48–63.
Wahyuni, W., Saputri, R. K., & Hutahaen, T. A. (2023). Uji Antioksidan Dan Efektivitas Sediaan Toner Ekstrak Daun Binahong Merah (Anredera cordifolia). Indonesian Journal of Health Science, 3(2).
Waruwu, N. S., Sandhika, I. M. G. S., & Lestari, N. K. D. (2021). Perbandingan Uji Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Pepaya (Carica papaya L.) di Daratan Rendah dan Daratan Tinggi. Jurnal Media Sains, 5(1).
Wijaya, A., & Noviana. (2022). Penetapan Kadar Air Simplisia Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Berdasarkan Perbedaan Metode Pengeringan. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2).
Zang, J., Sun, H., & Wang, Y. (2018). Effect of Surfactant on Antimicrobial Activity and Drug Release Behavior. Colloids and Surfaces B: Biointerfaces, 170.
Zhang, Q. ., Lin, L. ., & Ye, W. . (2018). Technique for Extraction and Isolation of Natural Products : A Comprehensive Review. Chinese Medicine, 13(20).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sari Dwi Retno, Wutsqa Yusfia Urwatul, Shaliha Indah, Nisauzzulfa Inna Aola

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





