PENGEMBANGAN FORMULASI KRIM BERBASIS KITOSAN DENGAN VESICULAR TRANSFERSOM SEBAGAI PENGAWET ALAMI UNTUK MENGURANGI OVERCLAIM KOSMETIK
DOI:
https://doi.org/10.36423/pharmacoscript.v9i2.2905Keywords:
Transfersom, Kitosan, Krim Topikal, Stabilitas, BioadhesivitasAbstract
Transfersom merupakan sistem penghantaran obat berbasis vesikel yang tersusun dari fosfolipid dan surfaktan. Dalam penelitian ini, transfersom blanko diformulasikan dengan kombinasi Tween 60 dan Span 60 pada tiga variasi rasio: F1 (1:1,5), F2 (1,5:1,5), dan F3 (1,5:1). Hasil evaluasi menunjukkan Formula 2 (1,5:1,5) memiliki ukuran partikel terkecil (180 nm), potensial zeta –34 mV, serta kestabilan terbaik, sehingga ditetapkan sebagai formula optimum transfersom blanko. Penambahan kitosan menunjukan peningkatan ukuran partikel secara ringan akibat terbentuknya lapisan pada permukaan vesikel serta meningkatkan stabilitas dan bioadhesivitas sistem tanpa mengubah karakteristik fisiknya secara bermakna dan kemungkinan pelepasan zat aktif yang lebih terkontrol. Secara organoleptik, transfersom kitosan homogen, stabil selama penyimpanan 7 hari, dengan pH dalam rentang aman (5–6). Karakterisasi menunjukkan nilai polydispersity index (PDI) relatif tinggi (0,89–0,99), menandakan distribusi ukuran heterogen. Namun, keberadaan kitosan membantu mempertahankan stabilitas sistem melalui perlindungan sterik dan elektrostatik. Dengan ukuran partikel <200 nm serta sifat mucoadhesif, formula F2 dengan kitosan dianggap paling potensial untuk penetrasi kulit. Selain vesikel, dilakukan juga pengembangan krim blanko sebagai basis sediaan. Hasil evaluasi menunjukkan krim blanko homogen, lembut, pH sesuai kulit, namun viskositasnya fluktuatif (5.980–42.400 cps). Setelah dimasukkan transfersom kitosan, krim transfersom kitosan (FTK) menunjukkan peningkatan homogenitas, viskositas stabil (13.920–42.267 cps), pH sesuai kulit, serta tidak terjadi pemisahan fase. Secara keseluruhan, formula optimum transfersom adalah F2 (Tween 60:Span 60 = 1,5:1,5). Penambahan kitosan meningkatkan stabilitas dan bioadhesivitas vesikel, sedangkan formulasi krim memberikan sediaan yang lebih stabil, nyaman digunakan, dan berpotensi meningkatkan efektivitas penghantaran topikal baik dalam bidang farmasi maupun kosmetik.
References
Chaerunisaa Z, Abdassah A, Darajat MZ. Transfersome as Topical Drug Delivery: Formulation and Characterization. Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal). 2023;9(1):41–54.
Chaerunisaa Z, Abdassah A, Darajat MZ. Transfersome as Topical Drug Delivery: Formulation and Characterization. Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal). 2023;9(1):41–54.
Chourasia MK, Kang L, Chan SY. Nanosized ethosomes bearing ketoprofen for improved transdermal delivery. Results Pharma Sci [Internet]. 2011;1(1):60–7. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.rinphs.2011.10.002
Damayanti H, Wikarsa S, Jafar G, Bhakti U, Bandung K. FORMULASI NANOEMULGEL EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia Mangostana L.). Vol. 1. 2019.
Kim JE, Oh GH, Jang GH, Kim YM, Park YJ. Transformer-ethosomes with palmitoyl pentapeptide for improved transdermal delivery. J Drug Deliv Sci Technol [Internet]. 2019;52(November 2018):460–7. Available from: https://doi.org/10.1016/j.jddst.2019.04.039
Opatha SAT, Titapiwatanakun V, Chutoprapat R. Transfersomes: A promising nanoencapsulation technique for transdermal drug delivery. Vol. 12, Pharmaceutics. MDPI AG; 2020. p. 1–23.
Safitri NA, Puspita OE, Yurina V. Optimasi Formula Sediaan Krim Ekstrak Stroberi (Fragaria x ananassa) sebagai Krim Anti Penuaan. Vol. 1, Majalah kesehatan FKUB. 2014.
Tungadi R, Sy. Pakaya M, D.as’ali PW. Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Senyawa Astaxanthin. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education. 2023 Mar 8;3(1).
Tungadi R, Sy. Pakaya M, D.as’ali PW. Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Senyawa Astaxanthin. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education. 2023 Mar 8;3(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisya Widia Primi, Julyanti Ai Rian, Jayanti Rizka Sri, Nisa Salsa Zahra Afiatun, Azizah Cantika Noor

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





