PENGEMBANGAN FORMULASI KRIM BERBASIS KITOSAN DENGAN VESICULAR TRANSFERSOM SEBAGAI PENGAWET ALAMI UNTUK MENGURANGI OVERCLAIM KOSMETIK

Authors

  • Annisya Widia Primi Fakultas Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
  • Julyanti Ai Rian Fakultas Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
  • Jayanti Rizka Sri Fakultas Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
  • Nisa Salsa Zahra Afiatun Fakultas Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
  • Azizah Cantika Noor Fakultas Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36423/pharmacoscript.v9i2.2905

Keywords:

Transfersom, Kitosan, Krim Topikal, Stabilitas, Bioadhesivitas

Abstract

Transfersom merupakan sistem penghantaran obat berbasis vesikel yang tersusun dari fosfolipid dan surfaktan. Dalam penelitian ini, transfersom blanko diformulasikan dengan kombinasi Tween 60 dan Span 60 pada tiga variasi rasio: F1 (1:1,5), F2 (1,5:1,5), dan F3 (1,5:1). Hasil evaluasi menunjukkan Formula 2 (1,5:1,5) memiliki ukuran partikel terkecil (180 nm), potensial zeta –34 mV, serta kestabilan terbaik, sehingga ditetapkan sebagai formula optimum transfersom blanko. Penambahan kitosan menunjukan peningkatan ukuran partikel secara ringan akibat terbentuknya lapisan pada permukaan vesikel serta meningkatkan stabilitas dan bioadhesivitas sistem tanpa mengubah karakteristik fisiknya secara bermakna dan kemungkinan pelepasan zat aktif yang lebih terkontrol. Secara organoleptik, transfersom kitosan homogen, stabil selama penyimpanan 7 hari, dengan pH dalam rentang aman (5–6). Karakterisasi menunjukkan nilai polydispersity index (PDI) relatif tinggi (0,89–0,99), menandakan distribusi ukuran heterogen. Namun, keberadaan kitosan membantu mempertahankan stabilitas sistem melalui perlindungan sterik dan elektrostatik. Dengan ukuran partikel <200 nm serta sifat mucoadhesif, formula F2 dengan kitosan dianggap paling potensial untuk penetrasi kulit. Selain vesikel, dilakukan juga pengembangan krim blanko sebagai basis sediaan. Hasil evaluasi menunjukkan krim blanko homogen, lembut, pH sesuai kulit, namun viskositasnya fluktuatif (5.980–42.400 cps). Setelah dimasukkan transfersom kitosan, krim transfersom kitosan (FTK) menunjukkan peningkatan homogenitas, viskositas stabil (13.920–42.267 cps), pH sesuai kulit, serta tidak terjadi pemisahan fase. Secara keseluruhan, formula optimum transfersom adalah F2 (Tween 60:Span 60 = 1,5:1,5). Penambahan kitosan meningkatkan stabilitas dan bioadhesivitas vesikel, sedangkan formulasi krim memberikan sediaan yang lebih stabil, nyaman digunakan, dan berpotensi meningkatkan efektivitas penghantaran topikal baik dalam bidang farmasi maupun kosmetik.

References

Chaerunisaa Z, Abdassah A, Darajat MZ. Transfersome as Topical Drug Delivery: Formulation and Characterization. Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal). 2023;9(1):41–54.

Chaerunisaa Z, Abdassah A, Darajat MZ. Transfersome as Topical Drug Delivery: Formulation and Characterization. Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal). 2023;9(1):41–54.

Chourasia MK, Kang L, Chan SY. Nanosized ethosomes bearing ketoprofen for improved transdermal delivery. Results Pharma Sci [Internet]. 2011;1(1):60–7. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.rinphs.2011.10.002

Damayanti H, Wikarsa S, Jafar G, Bhakti U, Bandung K. FORMULASI NANOEMULGEL EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia Mangostana L.). Vol. 1. 2019.

Kim JE, Oh GH, Jang GH, Kim YM, Park YJ. Transformer-ethosomes with palmitoyl pentapeptide for improved transdermal delivery. J Drug Deliv Sci Technol [Internet]. 2019;52(November 2018):460–7. Available from: https://doi.org/10.1016/j.jddst.2019.04.039

Opatha SAT, Titapiwatanakun V, Chutoprapat R. Transfersomes: A promising nanoencapsulation technique for transdermal drug delivery. Vol. 12, Pharmaceutics. MDPI AG; 2020. p. 1–23.

Safitri NA, Puspita OE, Yurina V. Optimasi Formula Sediaan Krim Ekstrak Stroberi (Fragaria x ananassa) sebagai Krim Anti Penuaan. Vol. 1, Majalah kesehatan FKUB. 2014.

Tungadi R, Sy. Pakaya M, D.as’ali PW. Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Senyawa Astaxanthin. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education. 2023 Mar 8;3(1).

Tungadi R, Sy. Pakaya M, D.as’ali PW. Formulasi dan Evaluasi Stabilitas Fisik Sediaan Krim Senyawa Astaxanthin. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education. 2023 Mar 8;3(1).

Downloads

Published

2026-09-11