UJI AKTIVITAS INHIBISI EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) TERHADAP ISOLAT Burkholderia cepacia MULTIDRUG-RESISTANT
DOI:
https://doi.org/10.36423/pharmacoscript.v9i2.2910Keywords:
Antibakteri, Burkholderia cepacia, Clitoria ternatea, Multidrug-resistantAbstract
Infeksi yang disebabkan oleh bakteri multidrug-resistant (MDR) merupakan tantangan utama dalam penatalaksanaan antimikroba karena semakin terbatasnya pilihan antibiotik yang efektif. Salah satunya adalah bakteri Burkholderia cepacia yang memiliki resistensi intrinsik terhadap berbagai antibiotik. Kondisi tersebut mendorong perlunya penelusuran bahan alam sebagai sumber kandidat antimikroba alternatif. Bunga telang Clitoria ternatea diketahui mengandung antosianin dan sejumlah metabolit sekunder yang berpeluang memberikan aktivitas antioksidan serta antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan antibakteri ekstrak etanol bunga telang terhadap isolat Burkholderia cepacia MDR secara in vitro. Ekstrak diperoleh melalui maserasi dengan etanol 70%, kemudian dilakukan skrining fitokimia untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekundernya. Aktivitas antibakteri diuji menggunnakan metode difusi cakram Kirby-Bauer pada beberapa kadar ekstrak (% b/v). Kloramfenikol 30 µg/disk digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan akuades steril sebagai kontrol negatif. Diameter zona hambat diukur dalam satuan milimeter, dan dianalisis menggunakan uji statistik sesuai karakteristik data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga telang Clitoria ternatea mengandung flavonoid, fenol, alkaloid, tanin, dan saponin. Seluruh konsentrasi ekstrak mampu menghambat pertumbuhan Burkholderia cepacia dengan diameter zona hambat terbesar diperoleh pada konsentrasi 100% dengan diameter 13,1 ± 0,35 mm. Diameter zona hambat yang dihasilkan masih lebih kecil dibandingkan dengan kontrol positif kloramfenikol. Hasil penelitian menunjukkan adanya aktivitas inhibisi ekstrak etanol bunga telang terhadap Burkholderia cepacia MDR, meskipun efektivitasnya masih terbatas dan diameter zona hambat yang diperoleh juga dapat dipengaruhi oleh kemampuan difusi senyawa aktif pada media agar. Tahap fraksinasi, pemurnian, dan penentuan senyawa aktif masih perlu dilakukan untuk mengevaluasi lebih lanjut potensi antibakteri ekstrak etanol bunga telang.
References
Ade Oliveira, D. M. P., Forde, B. M., Kidd, T. J., Harris, P. N. A., Schembri, M. A., Beatson, S. A., & Paterson, D. L. (2020). Antimicrobial resistance in Gram-negative bacteria: mechanisms and alternatives. Frontiers in Microbiology, 11. https://doi.org/10.3389/fmicb.2020.01853
Fitriana, W., Ersam, T., & Shimizu, K. (2021). Phytochemical and antibacterial profile of blue pea (Clitoria ternatea) extract. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 913. https://doi.org/10.1088/1755-1315/913/1/012020
Fitriyanti, Sari, D. P., & Lestari, N. (2019). Uji aktivitas antibakteri ekstrak tanaman menggunakan metode difusi cakram. Jurnal Analis Kesehatan, 8(2), 85-92.
Frisca. (2021). Uji fitokimia alkaloid pada ekstrak tanaman menggunakan pereaksi Mayer, Wagner, dan Dragendorff. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kesehatan, 5(2), 45-51.
Ganesh, P. S., Vishnupriya, S., Vadivelu, J., Mariappan, V., Vellasamy, K. M., & Shankar, E. M. (2020). Intracellular survival and innate immune evasion of Burkholderia cepacia: Improved understanding of quorum sensing-controlled virulence factors, biofilm, and inhibitors. Microbiology and Immunology, 64(2), 87–98. https://doi.org/10.1111/1348-0421.12762
Habibah, F. N., Sufa, H. I., Kurniati, I., & Rismiarti, Z. (2025). Effect of Solvent Variation on Results of Antibiotic Susceptibility Test Using the Disk Diffusion Method Against Staphylococcus aureus. Current Biomedicine, 3(2), 60–66. https://doi.org/10.29244/currbiomed.3.2.60
Kamal, Z., & Rahman, M. (2018). Evaluation of antimicrobial activity of butterfly pea flower extracts. Bangladesh Pharmaceutical Journal, 21(1), 53-59. https://doi.org/10.3329/bpj.v21i1.36142
Kirana Jati, A., Putri, R. A., & Handayani, S. (2019). Skrining fitokimia dan identifikasi senyawa tanin menggunakan pereaksi FeCl3. Jurnal Ilmiah Farmasi, 7(1), 12-18.
Klancnik, A., Piskernik, S., Jersek, B., & Mozina, S. S. (2010). Evaluation of Diffusion and Dilution Methods to Determine the Antibacterial Activity of Plant Extracts. Journal of Microbiological Methods, 81(2), 121–126. https://doi.org/10.1016/j.mimet.2010.02.004
Kumari, S., Yadav, R., & Kumar, R. (2021). Phytochemical constituents and biological activities of Clitoria ternatea: A review. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 10(2), 120-126.
Majid, A., & Yuliana Paulus, D. (2022). Analisis kandungan saponin pada ekstrak tanaman obat dengan metode buih. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 9(2), 134-140.
Mohamed, S. A., El-Sayed, A. A., & Hamed, A. A. (2020). Antibacterial and antioxidant properties of Clitoria ternatea flower extract. Journal of Applied Biology & Biotechnology, 8(4), 35-40. https://doi.org/10.7324/JABB.2020.80406
Nasional, B. S. (2016). Standar McFarland untuk pengujian mikrobiologi. Badan Standardisasi Nasional.
Nugrahani, R., Puspitasari, D., & Lestari, F. (2016). Uji fitokimia flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin pada ekstrak tanaman obat. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 2(1), 1-6.
Radhakrishnan, R., Mahalakshmi, K., & Selvakumar, G. (2020). Challenges of treating Burkholderia cepacia infections. Microbial Pathogenesis, 147. https://doi.org/10.1016/j.micpath.2020.104353
Rahmatullah, Hidayat, R., & Ningsih, D. R. (2021). Identifikasi bakteri menggunakan metode pewarnaan Gram. Jurnal Biologi dan Pembelajaran, 8(1), 21-27.
Retnaningsih, R., Wahyuni, S., & Pratiwi, R. (2019). Teknik peremajaan dan identifikasi bakteri patogen di laboratorium mikrobiologi. Jurnal Mikrobiologi Indonesia, 14(1), 33-40.
Rhodes, K. A., & Schweizer, H. P. (2016). Antibiotic Resistance in Burkholderia Species. Genes, 7(10), 82. https://doi.org/10.3390/genes7100082
Riyanto, E. F., & Suhartati, R. (2019). Daya Hambat Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L) Terhadap Bakteri Perusak Pangan. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada, 19(2). https://doi.org/10.36465/jkbth.v19i2.500
Sulaiman, S. F., Sajak, A. A. B., Ooi, K. L., & Supriatno. (2015). Bioactive compounds and antibacterial properties of Clitoria ternatea. Journal of Medicinal Plants Studies, 3(4), 67-72.
Yanti, N., & Putri, H. (2019). Antibacterial activity of ethanolic extract of Clitoria ternatea against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Jurnal Biologi Tropis, 19(1), 112-118. https://doi.org/10.29303/jbt.v19i1.1034
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suhartati Rochmanah, Malika Fazkia Nur, Permana Azhar Jati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





