FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI MUDA DI DESA BALEREJO KECAMATAN PANGGUNGREJO KABUPATEN BLITAR

Authors

  • Mita Afista Universitas Muhammadiyah Malang
  • Rahayu Relawati Universitas Muhammadiyah Malang
  • Livia Windiana Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.36423/hexagro.v5i1.656

Abstract

Permasalahan di bidang pertanian pada era sekarang adalah menurunnya minat petani muda. Permasalahan ini muncul akibat kondisi sosial ekonomi yang menurun, rendahnya tingkat pendidikan, luas lahan pertanian yang menyempit dan adanya pull factor dan push factor.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan minat petani muda di bidang pertanian dan mengetahui pengaruh faktor pendidikan petani muda, pekerjaan orang tua, luas lahan orang tua dan pendapatan orang tua terhadap minat petani muda. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan minat petani muda untuk bekerja di sektor pertanian sebesar 85% dari 100 responden. Minat petani muda untuk bekerja di sektor pertanian, yaitu sebagai petani penuh waktu dan paruh waktu. Faktor-faktor yang mempengaruhi minat secara positif adalah luas lahan orang tua dan pendapatan orang tua. Pendidikan petani muda dan pekerjaan orang tua tidak mempengaruhi minat petani muda untuk bekerja di sektor pertanian. Kondisi demikian perlu diadakan sosialisasi tentang pertanian kepada petani muda agar dapat menciptakan pertanian berkelanjutan dan adanya peningkatan jumlah tenaga kerja muda di bidang pertanian. kondisi terkait lahan pertanian yang semakin menyempit diharapkan para petani untuk tidak menjual lahan pertaniannya, tetapi memberikan atau menurunkan kepada keluarga petani. Kondisi lahan pertanian ini akan berdampak pada minat petani muda.

References

Abdullah, A. A., & Sulaiman, N. N. (2013). Factors that influence the interest of youths in agricultural entrepreneurship. International Journal of Business and Social Science, 4(3), 288–302.

Alassaf, A., et al. (2011). Factors affecting farmer’s decision to continue farm activity in marginal areas of Jordan. Journal of Agricultural Research Vol. 6(12), Pp. 2755-2760, 18 June, 2011, 6(12), 2755–2760.

Alwi, W., et al. (2018). Analisis Regresi Logistik Biner Untuk Memprediksi Kepuasan Pengunjung Pada Rumah Sakit Umum Daerah Majene. Jurnal MSA ( Matematika Dan Statistika Serta Aplikasinya ), 6(1), 20. https://doi.org/10.24252/msa.v6i1.4783

Anim, F. D. . (2011). Factors Affecting Rural Household Farm Labour Supply in Farming Communities of South Africa. J Hum Ecol, 34(1): 23-28, 34(1), 23–28.

Arimbawa & Rustariyuni. (2018). Respon Anak Petani Meneruskan Usaha Tani Keluarga Di Kecamatan Abiansemal. E-Jurnal EP Unud, 7, 1558–1586.

Arvianti, E. Y., et al. (2015). Minat Pemuda Tani Terhadap Transformasi Sektor Pertanian Di Kabupaten Ponorogo. Journal Buana Sains Vol 15 No 2: 181-188, 2015, 15(2), 181–188.

Beyene, A. D. (2008). Determinants of off-farm participation decision of farm households in Ethiopia. Agrekon, 47(1), 140–161. https://doi.org/10.1080/03031853.2008.9523794

Bezu, S., & Holden, S. (2014). Are rural youth in ethiopia abandoning agriculture? World Development, 64, 259–272. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2014.06.013

BPS. (2019). Kecamatan Panggungrejo Dalam Angka 2019. CV. Azka Putra Pratama.

Budiati, I. (2014). Implikasi Minat Siswa Dalam Pengelolaan Pertanian Di Wilayah Kecamatan Parongpong. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(2), 103–107.

Damanik, J. A. (2014). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi Di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Economics Development Analysis Journal, 3(1).

Julianto, D., & Puti Annisa, U. (2019). Analisa Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Pendapatan Individu Di Sumatera Barat. Ikraith Ekonomika Vol 2 No 2 Bulan Juli 2019, 2(2).

Losvitasari, N. M., et al. (2017). Persepsi Generasi Muda terhadap Minat Bertani di Kawasan Pariwisata Tanah Lot (Kasus Subak Gadon III, Tabanan). Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism), 6(4), 477. https://doi.org/10.24843/jaa.2017.v06.i04.p02

Mann, S., Mittenzwei, K., & Hasselmann, F. (2013). The Importance Of Succession On Business Growth: A Case Study Of Family Farms In Switzerland And Norway. Yearbook Of Socioeconomics In Agriculture, 12, 109–138. http://repec.agrarsoziologie.ch/YSA/YSA2013/mann13.pdf

Meilina, Y., & Virianita, R. (2015). Persepsi Remaja Terhadap Pekerjaan Di Sektor Pertanian Padi Sawah Di Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor Yoshinta Meilina. Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], Vol. 1 (3): 339-358, 1(3), 339–358.

Meliasari, et al. (2017). Hubungan Kondisi Sosial-Ekonomi Rumah Tangga ( Desa Mulangsari , Kecamatan Pangkalan , Kabupaten Karawang ). L Sains Komunikasi Dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], Vol. 1 (4): 523-536, 1(4), 523–536.

Moya, P., et al. (2017). Changes in Rice Farming in the Philippines: Insights from Five Decades of a Household-Level Survey. Journal of Social Issues in Southeast Asia, 32(1), 185–190. https://doi.org/10.1355/sj32-1k

Nag, A., et al. (2018). Predictive Factors Affecting Indian Rural Farm Youths’ Decisions To Stay In Or Leave Agriculture Sector. Journal of Agricultural Science and Technology, 20(2), 221–234.

Panurat, S. M., et al. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Petani Berusahatani Padi Di Desa Sendangan Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Volume 4 No.5 Tahun 2014, 4(5).

Pardian, et al. (2017). Persepsi Dan Minat Petani Muda Dalam Budidaya Sayuran. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 6(3), 163–166.

Poerwono, D., & Khaafidh, M. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Tenaga Kerja Untuk Berkerja Di Kegiatan Pertanian (Studi Kasus : Kabupaten Rembang). Journal Of Economics Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013, Halaman 2, 2(2), 1–13.

Rahmi, A., & Rudiarto, I. (2013). Karakteristik Migrasi dan Dampaknya terhadap Pengembangan Pedesaan Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota Volume 9 (4): 331-342 Desember 2013, 9(4), 331–342.

Ruiz Salvago, M., et al. (2019). Young people’s willingness to farm under present and improved conditions in Thailand. Outlook on Agriculture, 48(4), 282–291. https://doi.org/10.1177/0030727019880189

Sartika, C., Balaka, M. Y., & Rumbia, W. A. (2016). Studi Faktor-Faktor Penyebab Kemiskinan Masyarakat Desa Lohia Kecamatan Lohia Kabupaten Muna. Jurnal Ekonomi (JE), 1(1), 106–118. http://ojs.uho.ac.id/index.php/JE

Sepang, F., H., K., & D., H. (2012). Penerapan Regresi Logistik untuk Menentukan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi di Kecamatan Modayag Barat. Universitas Sam Ratulangi. Manado. Jurnal MIPA Unsrat Online 1(1):1-5, 1(1), 1–5.

Suharsimi, A. (2013). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Susilowati, S. H. (2016). Fenomena Penuaan Petani Dan Berkurangnya Tenaga Kerja Muda Serta Implikasinya Bagi Kebijakan Pembangunan Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi Vol. 34 No. 1, Juli 2016: 35-55, 34(1), 35–55.

Werembinan, S. C., et al. (2018). Pertanian Ramah Lingkungan, Partisipasi Petani Muda, Regenerasi Petani. Agri-SosioEkonomi Unsrat, ISSN 1907– 4298, Volume 14 Nomor 3, September 2018 : 123 - 130, 14(September), 123–130.

White, B. (2012). Agriculture and the Generation Problem : Rural Youth, Employment and the Future of Farming. Institute of Development Studies Bulletin, 43(6). https://doi.org/10.3362/9781780447421

Yamin, S., & Kurniawan, H. (2009). SPSS Complete. Salemba Infotek.

Downloads

Published

2021-05-05

How to Cite

Afista, M., Relawati, R., & Windiana, L. (2021). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI MUDA DI DESA BALEREJO KECAMATAN PANGGUNGREJO KABUPATEN BLITAR. Jurnal Hexagro, 5(1). https://doi.org/10.36423/hexagro.v5i1.656

Issue

Section

Articles