MODEL CPRV (COST, PRODUCTIVITY, RISK DAN VALUE-ADDED) DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI INDONESIA: A REVIEW

Authors

  • Wahid Muhammad Shodiq Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.36423/hexagro.v6i2.657

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia mendukung kegiatan ekonomi masyarakatnya. Fenomena yang dihadapi adalah pertanian merupakan sektor dengan pendapatan per kapita terendah sehingga petani masih jauh dari sejahtera. Tujuan penelitian menentukan strategi meminimalkan biaya produksi, memaksimalkan produktivitas, meminimalkan risiko produksi, dan memberikan nilai tambah pada hasil pertanian sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan petani. Literatur yang direview dalam 10 tahun terakhir melalui google scholar, Garuda, Doaj, dan Neliti dengan 32 literatur digunakan dalam artikel review. Hasil kajian menunjukkan bahwa meminimalkan biaya produksi dapat dilakukan melalui modernisasi pertanian, kebijakan subsidi, bantuan input (benih, pupuk, dan obat-obatan), infrastruktur dan aksesibilitas pertanian yang memadai, serta diversifikasi pertanian. Maksimalisasi produksi dapat dilakukan melalui penggunaan sarana produksi yang berkualitas, antisipasi hama dan penyakit, optimalisasi lahan pertanian, peningkatan indeks pertanaman, dan penerapan sistem pertanian terpadu. Meminimalkan resiko produksi dapat dilakukan melalui adanya jaminan pertanian, keberadaan kartu petani, dan adanya penyuluhan. Pengembangan agroindustri (pengolahan hasil pertanian), efisiensi saluran pertanian, dan pembentukan usaha pertanian merupakan kegiatan yang dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani.

References

Aldillah, R. (2016). Kinerja Pemanfaatan Mekanisasi Pertanian dan Implikasinya dalam Upaya Percepatan Produksi Pangan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(2), 163. https://doi.org/10.21082/fae.v34n2.2016.163-171

Andhori, A., Riyanto, D., & Suradal. (2020). Peningkatan Indeks Pertanaman Padi pada Musim Tanam ke Dua di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. AgriHealth: Journal of Agri-Food, Nutrition and Public Health, 1(2), 55–61. https://doi.org/10.20961/agrihealth.v1i2.42481

Anugrah, I. S., Sarwoprasodjo, S., Suradisastra, K., & Purnaningsih, N. (2014). Sistem Pertanian Terintegrasi – Simantri: Konsep, Pelaksanaan, dan Perannya dalam Pembangunan Pertanian di Provinsi Bali. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 32(2), 157. https://doi.org/10.21082/fae.v32n2.2014.157-176

Anzory, A. (2018). Analisis Pendapatan Petani melalui Program Kredit Usaha Rakyat (Studi Kasus Pada PT . Bank Rakyat Indonesia (Persero) di Kabupaten Sumbawa Besar). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, 6(2). Retrieved from https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/5177

Arbi, M., Thirtawati, T., & Junaidi, Y. (2018). Analisis Saluran Dan Tingkat Efisiensi Pemasaran Beras Semi Organik Di Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 11(1), 22. https://doi.org/10.19184/jsep.v11i3.7151

Asbur, Y., & Purwaningrum, Y. (2015). Optimalisasi Produksi Jagung Manis dengan Pemberian Pupuk Berimbang Organik dan Anorganik. Jurnal Pertanian Tropik, 2(3), 211–219.

Astuti, H. B., Fauzi, E., Yahumri, & Hartono, R. (2016). Analisis Penerapan Teknologi Penaggulangan Hama Penyakit pada Usahatani Cabai Merah Dataran Tinggi di Provinsi Bengkulu. Jurnal Agrisep, 15(2), 127–134.

Budiman, A., Utomo, P., & Rahayu, S. (2019). Pengembangan Aplikasi Deteksi Dini Serangan Hama Padi Berbasis Android. Jurnal Terapan Abdimas, 4(1), 33. https://doi.org/10.25273/jta.v4i1.3805

Dewi, D. A. A., Darsono, D., & Agustono, A. (2018). Analisis Efisiensi Pemasaran Jagung (Zea Mays) di Kabupaten Wonogiri. Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business, 1(2), 23. https://doi.org/10.22219/agriecobis.vol1.no2.23-33

Dewi, N. K. M., Susrusa, K. B., & Dewi, I. A. L. (2019). Manfaat Asuransi Usahatani Padi dalam Menanggulangi Risiko Kerusakan Akibat Hama Penyakit (Studi Kasus pada Subak Sangeh, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali). Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism), 8(I), 11. https://doi.org/10.24843/jaa.2019.v08.i01.p02

Fitri, I., & Gunawan, N. (2020). Analisis Nilai Tambah Pengolahan Kopi Dengan Metode Wet Process- Wet Hulling Di Asa Coffee Kecamatan Bebesan Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Hexagro, 4(1), 39–54. https://doi.org/10.36423/hexagro.v4i1.349

Irawan, A. (2018). Dampak Keberadaan Infrastruktur Terhadap Peningkatan Produksi Dan Luas Lahan Sawit. Jurnal AGRISEP, 17(1), 51–62. https://doi.org/10.31186/jagrisep.17.1.51-62

Irwandi, D. (2015). Startegi peningkatan pemanfaatan lahan rawa pasang surut dalam mendukung peningkatan produksi beras di Kaliamantan Tengah. Agriekonomika, 4, 97–106.

Jorgi, R. S., Gayatri, S., & Dalmiyatun, T. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Petani dengan Efektivitas Pelaksanaan Program Kartu Tani di Kabupaten Semarang. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 5(2). https://doi.org/10.18196/agr.5278

Kariyasa, K. (2017). Sistem Integrasi Tanaman-Ternak Dalam Perspektif Reorientasi Kebijakan Subsidi Pupuk Dan Peningkatan Pendapatan Petani. Analisis Kebijakan Pertanian, 3(1), 68–80. https://doi.org/10.21082/akp.v3n1.2005.68-80

Kastaman, R. (2007). Upaya Peningkatan Pendapatan Petani yang Maksimal melalui Pengaturan Pola Pemilihan Komoditas Model Sinergi: Studi Kasus di Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Jurnal Sosiohumaniora, 9(3), 211–225.

Kementan. (2014). Pedoman Teknis Bantuan Alat Mesin Pertanian Tahun Anggaran 2014. Jakarta. Retrieved from http://203.190.36.171/assets/file/pedoman bantuan alsintan 2014.pdf

Kementan. (2016). Kementan Dorong Modernisasi Pertanian Untuk Tekan Biaya Produksi Pangan. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Retrieved from https://www.pertanian.go.id/home/?show=news&act=view&id=2225

KPK. (2017). Laporan Hasil Kajian Kebijakan Subsidi di Bidang Pertanian.

Kurniati, S. A., & Darus. (2018). Optimalisasi Penggunaan Input Usahatani Bawang Merah di Desa Sungai Geringging Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Propinsi Riau. Jurnal Dinamika Pertanian, XXXIV(3), 211–218. https://doi.org/10.25299/dp.2018.vol34(3).5415

Kurniawati, E., & Kurniawan, A. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan Kartu Tani di Kabupaten Pati (Kasus di Desa Wotan dan Desa Pakem, Kecamatan Sukolilo). Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/272542-none-83cb3a15.pdf

Kustiari, R., Sayaka, B., & Pasaribu, S. (2011). Teknologi Pengolahan Hasil untuk Mengatasi Masalah Ketahanan Pangan, 111–128. Retrieved from http://pse.litbang.pertanian.go.id/ind/pdffiles/Pros_MP_Reni_2011.pdf

Massinai, R., Sudira, P., Mawardi, M., & Darwanto, D. H. (2013). Strategi Pengembangan Agroindustri Berbasis Sistem Usahatani Terpadu di Wilayah Pasang Surut (Studi Kasus: Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah). Agritech, 33(02), 121–130. https://doi.org/10.22146/agritech.9804

Mu’min, A., Hastuti, K., & Angriani, P. (2014). Pengaruh Diversifikasi Pertanian Terhadap Pendapatan Masyarakat di Desa Belawang Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Pendidikan Geografi, 1(3), 8–20.

Mulyono, J., & Munibah, K. (2016). Strategi Pembangunan Pertanian di Kabupaten Bantul dengan Pendekatan A’WOT. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 19(3), 199–211. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/126371-none-fc9d77af.pdf

Purwantini, T. B., & Susilowati, S. H. (2018). Dampak Penggunaan Alat Mesin Panen Terhadap Kelembagaan Usahatani Padi. Analisis Kebijakan Pertanian, 16(1), 73–88. https://doi.org/10.21082/akp.v16n1.2018.73-88

Ramadhani, A., Riniati, & Wibisono, S. (2019). Pengaruh Subsidi benih Terhadap Produksi Padi dan Pendapatan Petani di Desa Pancakarya Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Jurnal Ekonomi Ekuilibrium (JEK), 3(2), 23–36. Retrieved from https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JEK/article/view/19300

Roy, P., & Bhattacharyya, S. (2020). Doubling Farmers’ Income : Its Necessity and Possibilities in Indian Context. Indian Journal of Agricultural Sciences, 90(9), 1639–1645.

Ruauw, E. (2015). Analisis Keuntungan Dan Nilai Tambah Agriindustri Manisan Pala Ud Putri Di Kota Bitung. Agri-Sosioekonomi, 8(1), 31. https://doi.org/10.35791/agrsosek.8.1.2012.7359

Rustam, Tusianti, E., Laksono, A., Marsisno, W., Agustini, H. N., Prihatiningsih, D. R., … Yuniarti. (2014). Potensi Pertanian Indonesia Analisis Hasil Pencacah Lengkap Sensus Pertanian 2013. (H. Marhaeni, A. Asra, & S. Dwijosumono, Eds.). Jakarta: Badan Pusat Statistik. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/48853-ID-potensi-pertanian-indonesia-analisis-hasil-pencacahan-lengkap-st2013.pdf

Sari, L. R., & Fahmi, A. (2018). Dampak Subsidi Pupuk terhadap Peningkatan Pendapatan dan Kesejahteraan Petani Kecamatan Megaluh Jombang dalam Perspektif Fenomenologis (Studi Kasus Dusun Sudimoro dan Dusun Paritan). MARGIN ECO: Jurnal Bisnis Dan Perkembangan Bisnis, 2(2), 86–101. https://doi.org/10.32764/margin.v2i2.328

Siwu, A. A. R., Mandei, J. R., & Ruauw, E. (2018). Dampak Program Bantuan Sarana Produksi Pertanian Terhadap Pendapatan Petani Cabai di Desa Kauneran Kecamatan Sonder. Agri-SosioEkonomi Unsrat, 14(3), 347–354.

Sudiadnyana, I. K. H. (2015). Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Komoditas Anggur di Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak Tahun 2014, 5(2). Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/5373-ID-analisis-efisiensi-saluran-pemasaran-komoditas-anggur-di-desa-banyupoh-kecamatan.pdf

Sulaiman, A. A., Syahyuti, Sumaryanto, & Inounu, I. (2018). Asuransi Pengayom Petani. (A. Suryana, Yulianto, & P. SImatupang, Eds.) (2nd ed.). Jakarta: IAARD Press. Retrieved from http://ppid.pertanian.go.id/doc/1/Buku Seri/Asuransi Pengayom Petani.pdf

Supriatna, A. (2012). Meningkatkan Indeks Pertanaman Padi Sawah menuju IP Padi 400. Agrin: Jurnal Penelitian Pertanian, 16(1). https://doi.org/10.20884/1.agrin.2012.16.1.123

Susilawati, A., Nursyamsi, D., & Syakir, M. (2016). Optimalisasi Penggunaan Lahan Rawa Pasang Surut Mendukung Swasembada Pangan Nasional. Jurnal Sumberdaya Lahan, 10(1), 51–64. https://doi.org/10.2018/jsdl.v10i1.6211

Sustiyana, & Iswahyudi. (2019). Pola Saluran Pemasaran Dan Farmer ’ S Share. Jurnal Hexagro, 3(2), 33–38. https://doi.org/10.36423/hexagro.v3i2.277

Tim_SUTAS2018. (2019). Hasil Survei Pertanian Antar Sensus (Sutas) 2018 Seri-A2. Jakarta: Badan Pusat Statistik. Retrieved from https://www.bps.go.id/publication/2019/10/31/9567dfb39bd984aa45124b40/hasil-survei-pertanian-antar-sensus--sutas--2018-seri-a2.html

Wadu, J., Yuliawati, Y., & Nuswantara, B. (2019). Strategi menghadapi risiko produksi padi sawah di Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 22(2), 231–256. https://doi.org/10.24914/jeb.v22i2.2342

Widowati, R. R., Emilya, Hamsudin, & Swastika, D. K. S. (2014). Dampak Kebijakan Penghapusan Subsidi Pupuk Terhadap Kinerja Usahatani Dan Efektivitas Kebijakan Harga Dasar Gabah Di Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 7(2), 105–117. Retrieved from http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jpengkajian/article/download/1504/1284

Yanuarti, R., Aji, J. M. M., & Hartadi, R. (2019). Optimalisasi Penggunaan Faktor Produksi Usahatani Jamur Merang di Desa Glagahwero Kecamatan Panti Kabupaten Jember. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Develpoment Research, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.18196/agr.5170

Zakaria, W. A., Endaryanto, T., Mas Indah, L. S., Mellya Sari, I. R., & Mutolib, A. (2020). Pendapatan Dan Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Ubikayu Di Provinsi Lampung. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(1), 83–93. https://doi.org/10.29244/jai.2020.8.1.83-93

Zam, W., Ilyas, I., & Syatrawati, S. (2019). Penerapan Teknologi Pascapanen Untuk Meningkatkan Nilai Jual Cabai Di Tanatoraja. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 2(2), 92. https://doi.org/10.31850/jdm.v2i2.407

Zikria, R., & Damayanti, A. (2019). Peran Penyuluh Pertanian dan Preferensi Risiko Terhadap Penggunaan Pupuk Berlebih pada Usahatani Padi. Jurnal Agro Ekonomi, 37(1), 79–94. https://doi.org/10.21082/jae.v37n1.2019.79-94

Downloads

Published

2022-08-04

How to Cite

Shodiq, W. M. (2022). MODEL CPRV (COST, PRODUCTIVITY, RISK DAN VALUE-ADDED) DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI INDONESIA: A REVIEW. Hexagro Journal, 6(2), 115–127. https://doi.org/10.36423/hexagro.v6i2.657