PENGARUH PERTUMBUHAN TANAMAN NILAM ACEH (Pogostemon cablin Benth.) DENGAN PENAMBAHAN NAFTALEN ASAM ASETAT (NAA)
DOI:
https://doi.org/10.36423/hexagro.v2i1.112Abstract
Nilam aceh merupakan tanaman perkebunan yang mengandung minyak atsirimencapai 2,5% - 5%. Namun, ketersediaan minyak atsiri nilam mengalami penurunan
produksi. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbanyakan massal melalui in vitro.
Penggunaan Zat Pengatur Tumbuh pada in vitro dapat mempengaruhi pertumbuhan
eksplan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NAA
pada tanaman nilam Aceh. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan
Jurusan Agroteknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung mulai
Maret sampai Agustus 2017. Perlakuan yang diberikan terdiri dari 6 perlakuan yaitu tanpa
NAA, 0,1 ppm, 0,3 ppm, 0,5 ppm, 0,7 ppm, serta 0,9 ppm yang masing-masing diulang
sebanyak 5 kali. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penggunaan NAA memberikan pengaruh terhadap
pertumbuhan eksplan. Pada perlakuan dengan penambahan NAA terjadi pertumbuhan
kalus dengan nilai presentase pertumbuhan kalus pada setiap perlakuan dengan
penambahan NAA mencapai 100%, akan tetapi nilai presentase total pembentukan kalus
dari 6 perlakuan mencapai 83,3% dikarenakan pada perlakuan kontrol eksplan tumbuh
dengan baik. Pembentukkan kalus tercepat terjadi pada perlakuan 0,1 ppm, ukuran
diameter kalus terbesar terdapat pada perlakuan 0,1 ppm dengan diameter kalus
mencapai 1 cm. Kalus yang berkualitas berdasarkan warna dan tekstur kalus terdapat
pada perlakuan 0,1 ppm dengan tekstur remah dan berwarna putih yang memiliki potensi
untuk tumbuh tunas.
Kata kunci: in vitro, kalus, NAA, nilam aceh
Downloads
Published
2018-02-28
How to Cite
Isnaeni, S., Chaidir, L., & Novie, D. (2018). PENGARUH PERTUMBUHAN TANAMAN NILAM ACEH (Pogostemon cablin Benth.) DENGAN PENAMBAHAN NAFTALEN ASAM ASETAT (NAA). Jurnal Hexagro, 2(1). https://doi.org/10.36423/hexagro.v2i1.112
Issue
Section
Articles
