ANALISIS KARAKTERISTIK KIMIA BUAH MANGGA VARIETAS GEDONG DENGAN INPUT TEKNOLOGI PENCUCIAN DAN PENYIMPANAN
DOI:
https://doi.org/10.36423/hexagro.v2i1.111Abstract
Mangga merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sudah mampumenembus pangsa pasar internasional dengan negara tujuan Timur Tengah, Hongkong,
Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Selama proses pemasaran, beberapa
eksportir mengalami beberapa permasalahan diantaranya rendahnya mutu visual buah
mangga yang dipasarkan jika dibandingkan dengan negara maju. Tujuan penelitian ini
adalah untuk melihat pengaruh pencucian dan penyimpanan terhadap kandungan
padatan terlarut (PTT), asam tertitrasi total (ATT), rasa dan aroma buah mangga Gedong.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan pola split
plot, terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu aplikasi bahan pencuci, [Tanpa dicuci; Bahan
Pencuci (Detergen 1% + CaO 0.5%); Bahan Pencuci + Fungisida 0.025%; Bahan Pencuci
+ Khamir] dan suhu penyimpanan (12 °C, 15 °C, 18 °C dan suhu ruang). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa suhu berpengaruh terhadap peningkatan jumlah padatan terlarut
total, penurunan asam tertitrasi total serta penerimaan konsumen terhadap rasa dan
aroma.
Kata kunci: pascapanen, pencucian, penyimpanan
References
Amin, M., A.U. Malik, M.S. Mazhar,
I.U. Din, M.S. Khalid, S.
Ahmad. 2008. Mango fruit
Desapping in Relation to Time of
Harvesting. Pak. J. Bot.
(4):1587-1593.
Gandjar, I., W. Sjamsurizal, A.
Oetari. 2006. Mikologi Dasar
dan Terapan. Yayasan Obor
Indonesia, Jakarta, ID.
Holmberg, K., B. Johnson, B.
Kronberg, B. Lindman. 2003.
Surfactans and Polymers in
Aqueous Solution. J. Wiley.
Chichester.
Ilmi, N.K., R. Poerwanto, Sutrisno.
Perlakuan Air Panas dan
Pengaturan Suhu Simpan untuk
Mempertahankan Kualitas
Buah Mangga (Mangifera indica
L.) cv. Gedong. J. Hort.
(1):78-87.
Jabbar, A., A.U. Malik, M. Saeed,
O.H. Malik, M. Amin, A.S.
Khan, I.A. Rajwana, B.A.
Saleem, R. Hameed, M. Mazhar.
Performance of Hot Water
Phytosanitary Treated Mangoes
for Intended Export from
Pakistan to Iran and China. Int.
J. Agric. Biol. 13: 645–651
Kitinoja, L., A.A. Kader. 2003.
Praktik-praktik Penanganan
Pascapanen Skala Kecil:
Manual untuk Produk
Hortikultura. Edisi ke 4. Utama
IMS, penerjemah. Udayana,
Bali, ID. Terjemahan dari:
Postharvest Horticulture
Series.
Kittur, F.S., N. Saroja, Habibunnisa,
R.N. Tharanathan. 2001.
Polysaccharide-Based
Composite Coating
Formulations for Shelf-Life
Extension of Fresh Banana and
Mango. Europ. Food Res. Tech.
: 306-311.
Syed, R.N., N. Mansha, M.A.
Khaskheli, M.A. Khanzada,
A.M. Lodhi. 2014. Chemical
Control of Stem end Rot of
Mango Caused by Lasiodiplodia
Theobromae. Pak. J.
Phytopathol. 26(02):201-206.
Santoso, B.B. 2005. Kematangan
Produk dan Indeks Panen.
Februari 2014].
Sudjatha, W., N.W. Wisaniyasa.
Fisiologi dan TeknologiJurnal
Pasca Panen (Buah dan
Sayuran). Udayana University
Pr, Bali, ID.
Wang, X., G. Li, D. Jiang, H.C.
Huang. 2009. Screening of Plant
Epiphytic Yeasts for Biocontrol
of Bacterial Fruit Blotch
(Acidovorax avenae subsp.
citrulli) of Hami melom. J.
Biocontrol. 50:164-171.
Widjanarko S.B. 2012. Fisiologi dan
Teknologi Pasca Panen. UB
Press, Malang, ID.
Zakariya A.A.R., Alhassan N. 2014.
Application of Hot Water and
Temperature Treatments to
Improve Quality of Keitt and
Nam Doc Mai Mango Fruits. Int.
J. of Scie. Tech. Res. 3(9)
