Kandungan serat kasar dan bahan ekstrak tanpa nitrogen amofer janggel jagung menggunakan M21 Dekomposer dan urea pada level yang berbeda

Penulis

  • Aldan Asmaul Faozan Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Restuti Fitria Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto https://orcid.org/0000-0002-4949-9864
  • Novita Hindratiningrum Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.36423/baar.v8i2.2880

Abstrak

Janggel jagung memiliki potensi sebagai pakan ternak namun kandungan serat kasar dan lignoselulosa yang tinggi menyebabkan palatabilitas dan kecernaan rendah. Pengolahan janggel jagung sebagai pakan ternak perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitasnya. Salah satu metode pengolahan yang menggabungkan teknik secara kimia dan biologis seperti amofer (amoniasi fermentasi) dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas janggel jagung lebih optimal. M21 Dekomposer (M21D) merupakan starter fermentasi yang dapat digunakan namun penggunaannya dalam pengolahan pakan khususnya dalam proses amofer masih jarang dilakukan. Berdasarkan uraian tersebut, maka level penambahan M21D dan urea dalam pembuatan amofer janggel jagung perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui level penambahan M21D dan urea terbaik ditinjau dari kandungan serat kasar (SK) dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) pada amofer janggel jagung. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah R0 (janggel jagung tanpa amofer), R1 (amofer janggel jagung dengan penambahan M21D 0,04% dan urea 3%), R2 (amofer janggel jagung dengan penambahan M21D 0,06% dan urea 3%), R3 (amofer janggel jagung dengan penambahan M21D 0,04% dan urea 5%), dan R4 (amofer janggel jagung dengan penambahan M21D 0,06% dan urea 5%).  Hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang diberikan berpengaruh nyata (P < 0,01) terhadap kandungan SK dan BETN. Perlakuan R4 menghasilkan kandungan SK terendah sebesar 28,97% dan kandungan BETN tertinggi sebesar 58,21%. Kesimpulan penelitian adalah perlakuan R4  merupakan perlakuan terbaik karena mampu menurunkan kandungan SK sebesar 1.98% dan meningkatkan kandungan BETN sebesar 2,45% dibanding janggel jagung tanpa amofer.

Kata Kunci: Janggel jagung, Amofer, M21 Dekomposer, Serat Kasar, Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen.

Biografi Penulis

Restuti Fitria, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Program Studi Peternakan

Referensi

AOAC. 2016. Official Methods of Analysis of AOAC International (20th ed.). AOAC International.

Ardiyanto, Y. dan S. Sukaryani. 2025. Comparison of fermentation using MA 11 and EM4 on the physicochemical characteristics of rice straw. Jurnal Biologi Tropis. 25 (4a): 178 – 183.

Aziz, M., T. Kusmayadi, T. Rohayati, I. Hadist, dan E. Herawati. 2022. Pengaruh dosis Effective Microorganism (EM4) terhadap kandungan bahan kering abu dan bahan organik pada dedak padi hasil fermentasi. JANHUS Journal of Animal Husbandry Science. 7(1): 29-37.

BPS Kabupaten Banyumas. 2025. Jumlah produksi tanaman pangan (ton), 2024. Diakses pada Oktober 2025, https://banyumaskab.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDQjMg==/jumlah-produksi-tanaman-pangan--ton-.html%20diakses%C2%A014%C2%A0Oktober%C2%A02025

Farliansyah, J. Mustabi, dan S. Syahrir. 2020. Kandungan protein kasar dan serat kasar tongkol jagung fermentasi menggunakan cairan rumen sebagai inokulan. Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak. 14(2):28-40.

Fitria, R, dan D.P. Candrasari. 2019. Kualitas fisik amoniasi fermentasi (amofer) janggel jagung dengan penambahan M21 Dekomposer pada level yang berbeda. Bulletin of Applied Animal Research. 1(1): 35-39.

Fitria, R., N. Hindratiningrum, dan S.A. Santosa. 2021. Kandungan protein dan serat kasar amofer janggel jagung dengan penambahan M21 Dekomposer. Prosiding Seminar Teknologi dan Agribisnis Peternakan VIII–Webinar: Peluang dan Tantangan Pengembangan Peternakan Terkini untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan. Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, 24-25 Mei 2021. P. 421-425.

Fitria, R., S.A.C. Luthfi, dan N. Hindratiningrum. 2023. Nutritional quality of amofer (ammonia fermentation) corn straw using EM4 and M21 Decomposer. Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan. 5(1): 18-24.

Islamiyati, R., Y.D.A. Surahman, dan Wardayanti. 2016. Kandungan protein kasar dan serat kasar tongkol jagung yang diinokulasi Trichoderma sp, pada lama inkubasi yang berbeda. Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak. 12(2): 59-63.

Jasman, G. Bete, dan K. Srifudin. 2024. Pengaruh konsentrasi substrat dan waktu inkubasi terhadap produksi enzim selulase dari Trichoderma Reesei pada media sekam padi. Media Sains J. Matematika dan IPA. 24(1): 28-34.

Leeprasert, L., D. Chonudomkul, and C. Boonmak. 2022. Biocalcifying Potential of Ureolytic Bacteria Isolated from Soil for Biocementation and Material Crack Repair. Microorganisms. 10(5): 963.

Mukharomah, S., F. Fathul, F.T. Farda, dan M. Muhtarudin. 2023. Pengaruh lama fermentasi daun nanas da Aspergillus niger terhadap kecernaan bahan kering dan bahan ekstrak tanpa nitrogen secara in vitro. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan. 7(4): 496-504.

Patria, C.A., N. Riffiandi, V.R. Pertiwi, Nurhayati, N.A. Usman, dan Y. Priabudiman. 2023. Pengolahan amoniasi jerami padi dengan penambahan urea untuk meningkatkan kecernaan ruminansia. Ganesha J. Pengabdian kepada Masyarakat. 3(1): 36-40.

Prasetyo, A., R. Fitria, dan N. Hindratiningrum. 2022. Protein kasar dan lemak kasar amofer tongkol jagung menggunakan M21 Dekompose dan urea pada level yang berbeda. Bulletin of applied animal research. 4(1): 12-17.

Serli, F. Syadik, dan Marhayani. 2022. Kandungan protein dan serat kasar ampas sagu dengan metode biologi sebagai alternatif pakan berkualitas ternak ruminansia. Jurnal Agrokomoleks Tolis. 2(3): 56-60.

Setiyatwan, H., E. Harlia, dan D. Rusmana. 2018. Kandungan lignin, selulosa, dan bahan ekstrak tanpa nitrogen L. minor hasil fermentasi menggunakan Trichoderma Harzianum dan Saccharomyces Cerevisiae. Jurnal Ilmu Ternak. 18(2): 115-120.

Supriwan, A.E. Harahap, dan E. Erwan. 2020. Evaluasi nutrisi pellet ayam pedaging berbahan kulit ari biji kedelai hasil fermentasi menggunakan Effective Microorganisme-4 dengan penyimpanan berbeda. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan. 6(72):77-92.

Yunilas, Y., M. Fauzia, dan I. Sembiring. 2019. Silase komplit pelepah kelapa sawit dan Indigofera sp. dengan Probiotik MOIYL terhadap performa Sapi PO. J. of Livestock and Animal Health. 2(1): 14-19.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30

Cara Mengutip

Aldan Asmaul Faozan, Fitria, R., & Novita Hindratiningrum. (2026). Kandungan serat kasar dan bahan ekstrak tanpa nitrogen amofer janggel jagung menggunakan M21 Dekomposer dan urea pada level yang berbeda. Bulletin of Applied Animal Research, 8(2), 87–97. https://doi.org/10.36423/baar.v8i2.2880