Model Regresi untuk Menaksir Produksi Telur Ayam Sentul

Penulis

  • Setya Agus Santosa Universitas Jenderal Soedirman
  • Ismoyowati Ismoyowati Universitas Jenderal Soedirman
  • Dattadewi Purwantini Universitas Jenderal Soedirman
  • Rosidi Rosidi Universitas Jenderal Soedirman
  • Agus Susanto Universitas Jenderal Soedirman
  • Elly Tugiyanti Universitas Jenderal Soedirman

DOI:

https://doi.org/10.36423/baar.v7i1.2152

Abstrak

Produksi telur meningkat dari awal produksi sampai puncak, bertahan beberapa minggu, kemudian menurun secara perlahan. Produksi telur dapat dibuat model sehingga membentuk kurva tertentu. Penelitian bertujuan membuat model estimasi produksi telur ayam sentul menggunakan metode regresi dan mendapatkan model matematika dengan kecermatan yang tinggi.  Model yang digunakan adalah regresi kuadratik, kubik, kuadratik dan kuintik.  Penelitian menggunakan metode survei historis yaitu mengamati catatan produksi telur ayam sentul yang dipelihara tahun 2023-2024 di Experimental Farm Fakultas Peternakan Unsoed. Kecermatan penggunaan model matematika diuji berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2). Nilai R2 untuk masing-masing model adalah kuadratik 40,92%, kubik 82,45%, kuartik 91,47%, dan kuintik 91,82%. Kesimpulan penelitian adalah semakin banyak varibel bebas yang dilibatkan semakin meningkat kooefsien determinasinya

Referensi

Al-Samarai, F.R., G.A. Al-Kassie, A.M. Al-Nedawi, and K.A.A Al-Soudi. 2008. Prediction of total egg production from partial or cumulative egg production in a stock of White Leghorn hens in Iraq. International Journal of Poultry Science, 7(9), 890–893. https://doi.org/10.3923/ijps.2008.890.893

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-02-25