Pengaruh Penambahan Berbagai Starter Pakan dalam Pembuatan Silase Tebon Jagung (Zea mays) terhadap Kualitas Fisik, Kadar Air, dan pH

Penulis

  • Alieffito Ezra Pradana Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Novia Rahayu Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Firgian Ardigurnita Universitas Perjuangan Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.36423/baar.v8i1.2356

Abstrak

Keseimbangan antara kebutuhan nutrien dan ketersediaan pakan merupakan tantangan penting dalam sistem peternakan. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan teknologi pengawetan pakan seperti silase yang mampu menjaga kualitas dan keberlanjutan pasokan pakan sepanjang tahun. Tebon jagung merupakan salah satu bahan baku potensial untuk pembuatan silase karena ketersediaannya melimpah, namun memiliki kelemahan yaitu kandungan karbohidrat larut air (Water Soluble Carbohydrate/WSC) yang relatif rendah, sehingga proses fermentasi sering tidak optimal. Salah satu upaya untuk memperbaiki proses fermentasi adalah dengan penambahan bahan aditif sumber karbohidrat fermentabel seperti pollard dan bekatul. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan pollard dan bekatul terhadap kualitas fisik (warna, aroma, tekstur), kadar air, dan pH silase tebon jagung, serta menentukan jenis dan level penambahan yang paling efektif. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dan tujuh perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (pollard 3%), P2 (pollard 5%), P3 (pollard 7%), P4 (bekatul 3%), P5 (bekatul 5%), dan P6 (bekatul 7%). Masing-masing perlakuan diulang empat kali sehingga terdapat 28 unit percobaan, dengan setiap unit berupa silase tebon jagung sebanyak 10 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pollard dan bekatul berpengaruh signifikan terhadap pH dan aroma silase (P<0,05), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap warna, tekstur, dan kadar air (P>0,05). Perlakuan P3 (pollard 7%) dan P4 (bekatul 3%) menghasilkan pH terendah (6,50) serta skor aroma terbaik, meskipun belum mencapai pH ideal silase berkualitas baik (3,8–4,2). Dengan demikian, pollard 7% dapat direkomendasikan sebagai aditif paling efektif dalam memperbaiki kualitas fermentasi silase tebon jagung.

Kata Kunci: Bekatul, pH, Pollard, Silase, Tebon Jagung.

Referensi

Anjalani, D. K., Hapsari, R. D., & Aryogi, A. 2023. Evaluasi Kualitas Silase Dengan Berbagai Aditif Berbasis Karbohidrat Fermentabel. Jurnal Peternakan Indonesia, 25(1), 56–63.

Astuti, D. Et Al. 2021. Efek Bekatul Terhadap Kualitas Silase Dan Fermentasi Mikroba. Journal Of Agricultural Science, 26(4), 210-218.

Athori, M. S. A. T. 2023. Evaluasi Kandungan Nutrisi Dan Sifat Fisik Silase Tebon Jagung Menggunakan Sirup Komersial Afkir Sebagai Substitusi Molases. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau.

Binarsa, B. B. 2017. Pengaruh Penambahan Pollard Dan Bekatul Dalam Pembuatan Silase Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Terhadap Kualitas Fisik, Jumlah Bakteri Dan Kandungan Asam Laktatitle. Skripsi. Universitas Brawijaya, Malang.

Cai, Y., Benno, Y., Ogawa, M., & Kumai, S. 1999. Effect Of Applying Lactic Acid Bacteria Isolated From Forage Crops On Fermentation Characteristics And Aerobic Deterioration Of Silage. Journal Of Dairy Science, 82(3), 520–526.

Fahmi, A. ., Pujaningsih, R. ., & Utama, C. . 2015. Pengaruh Penambahan Berbagai Level Pollard Berprobiotik Terhadap Biomassa Mikrobiadan Kualitas Protein Dalam Pellet. Animal Agriculture Journal, 4(2), 209–212.

Hasanah, N., Pradana, E. A., Kustiawan, E., Nurkholis, N., & Haryuni, N. 2022. Pengaruh Imbangan Dedak Padi Dan Polard Sebagai Aditif Terhadap Kualitas Fisik Silase Rumput Odot. Conference Of Applied Animal Science Proceeding Series, 3(2012), 157–161.

Intan Fadillah, C., & Wajizah, S. 2022. Evaluasi Kualitas Fisik Dan Produksi Asam Laktat Silase Tebon Jagung Yang Diinokulasi Dengan Lactobacillus Plantarum Dan Saccharomyces Cerevisiae Sebagai Pakan Ruminansia (Evaluation Of Physical Quality And Lactate Production Of Corn Silage Innoculated Wi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(3), 213–219.

Kumalasari, N. R., Permana, A. T., Ridla, M., Ayuningsih, N., Noviyanti, D., Sunardi, S., & Nurdianti, R. R. 2024. Kudzu Haylage Characteristics, Nutrient Composition, And Digestibility With Different Additives For Ruminant Feed. Livestock And Animal Research, 22(1), 41.

Kung, L., & Shaver, R. 2004. Interpretation And Use Of Silage Fermentation Analysis Reports. Focus On Forage, 3(13), 1–5.

Kung, L., Shaver, R. D., Grant, R. J., & Schmidt, R. J. 2018. Silage Review: Interpretation Of Chemical, Microbial, And Organoleptic Components Of Silages. Journal Of Dairy Science, 101(5), 4020–4033.

Kusuma, H. W., & Prasetyo, L. B. 2021. Pengaruh Penambahan Bekatul Terhadap Kualitas Silase Rumput Gajah Mini. Jurnal Ilmu Ternak, 21(2), 110–117.

Luthfianto, F. D., Susanti, E., & Iskandar, S. 2017. Karakteristik Fisik Dan Kimia Fraksi Bekatul Sebagai Bahan Pakan Ternak. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner 2017, 456–463

Mbiliyora, J., Susanti, S., & Thiasari, N. 2020. Pengaruh Aditif Yang Berbeda Terhadap Kadar Bahan Organik, Kadar Air, Ph Dan Organoleptik Silase Rumput Gajah Mini (Pennisetum Purpureum Cv. Mott). Skripsi, Universitas Tribuana.

Muck, R. E., Nadeau, E. M. G., McAllister, T. A., Contreras-Govea, F. E., Santos, M. C., & Kung Jr, L. 2018. Silage review: Recent advances and future uses of silage additives. Journal of Dairy Science, 101(5), 3980–4000.

Muck, R. E., Kung, L., & Collins, M. 2020. Silage Production. Forages, 11(5), 767–787.

Mugfira, M., Nohong, B., & Nompo, S. 2019. Pengaruh Pemberian Bahan Aditif Berbeda Terhadap Ph Dan Kandungan Bahan Kering Silase Sorgum Manis (Sorghum Bicolor L.). Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak, 13(1), 26–34.

Mustika, L. M., & Hartutik, H. 2021. Kualitas Silase Tebon Jagung (Zea Mays L.) Dengan Penambahan Berbagai Bahan Aditif Ditinjau Dari Kandungan Nutrisi. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 4(1), 55–59.

Nuku, U., Ora, H., Jelantik, I. G. N., Umbunukugmailcom, E., Tenggara, N., & Kualitas, T. 2016. Kualitas Silase Hijauan Clitoria Ternatea Yang Ditanam Monokultur Dan Terintegrasi Dengan Jagung. Jurnal Nukleus Peternakan. 3(1), 24–33.

Pahlow, G., Muck, R. E., Driehuis, F., Oude Elferink, S. J. W. H., & Spoelstra, S. F. 2015. Microbiology Of Ensiling. Silage Science And Technology, May 2015, 31–93.

Ridwan, M., Saefulhadjar, D., & Hernaman, I. 2020. Kadar Asam Laktat, Amonia Dan Ph Silase Limbah Singkong Dengan Pemberian Molases Berbeda. Majalah Ilmiah Peternakan, 23(1), 30.

Rina B. S, S. R. T. U. Yustisiana, I. S. 2023. Analisis Kualitas Silase Tanaman Jagung Sebagai Pakan. Organisms Vol. 3 No.2.

Rupy, E. N., Ralahalu, T. N., & Joris, L. 2023. Kualitas Fisik Silase Limbah Tanaman Jagung Yang Diberi Suplemen Level Sari Serat Buah Koli Yang Berbeda. Jago Tolis : Jurnal Agrokompleks Tolis, 3(3), 123.

Sadarman, Febrina, D., Wahyono, T., Mulianda, R., Qomariyah, N., Nurfitriani, R. A., Khairi, F., Adli, D. N. A., Romli, S. D., Zulkarnain, & Prastyo, A. B. 2022. Kualitas Fisik Silase Rumput Gajah Dan Ampas Tahu Segar Dengan Penambahan Sirup Komersial Afkir. Jurnal Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan, 20(2), 73–77.

Sairudy, M. Et Al. 2022. Pengaruh Penambahan Karbohidrat Fermentabel Pada Kualitas Silase Tebon Jagung. Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia, 19(2), 120-130.

Sandi, R., Kadir, M. J., & Rasbawati, R. 2022. Uji Kualitas Fisik Dan Nilai Ph Silase Pakan Komplit Berbahan Dasar Jerami Jagung (Zea Mays) Dengan Penambahan Azolla (Azolla Pinnata) Sebagai Pakanternak Ruminansia. Tarjih Tropical Livestock Journal, 2(1), 14–20.

Setiawan, A. 2019. Peranan Pollard Sebagai Sumber Karbohidrat Fermentabel Dalam Pembuatan Silase. Indonesian Journal Of Animal Feed Science, 12(3), 67-75.

Umami, N., Widyobroto, B. P., Paradhipta, D. H. V., Solekhah, Z. A., & Nurjanah, L. L. 2023. Silage Quality Based On The Physical And Chemical Of Several Napier Grass Varieties (Pennisetum Purpureum) Supplied With Different Levels Of Pollard. Iop Conference Series: Earth And Environmental Science, 1183(1).

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-27

Cara Mengutip

Ezra Pradana, A., Rahayu, N., & Ardigurnita, F. (2026). Pengaruh Penambahan Berbagai Starter Pakan dalam Pembuatan Silase Tebon Jagung (Zea mays) terhadap Kualitas Fisik, Kadar Air, dan pH. Bulletin of Applied Animal Research, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.36423/baar.v8i1.2356

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama