Inventarisasi Serangga Tanah di Inkubator Pertanian Universitas Perjuangan Tasikmalaya dengan Metode Pitfall Trap

Authors

  • Hartini Sri Depi Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • R. Arif Malik Ramadhan Universitas Perjuangan Tasikmalaya
  • Arrin Rosmala Universitas Perjuangan Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.36423/agroscript.v8i1.2658

Keywords:

Agroecosystem, Dominance, Insects diversity, Pitfall trap, Soil insects

Abstract

Serangga tanah berperan penting dalam menjaga keseimbangan agroekosistem dan menjadi indikator kualitas tanah. Metode pitfall trap merupakan teknik yang efektif, sederhana, dan hemat biaya untuk untuk menangkap serangga tanah epigeal yang aktif bergerak di permukaan tanah. Metode ini representatif untuk menginterpretasikan kelimpahan relatif, keanekaragaman, dan peran ekologis serangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks keanekaragaman, indeks dominansi, dan peranan ekologis serangga tanah di Inkubator Pertanian Universitas Perjuangan Tasikmalaya menggunakan metode pitfall trap. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif observasional dan teknik purposive sampling. Pemasangan perangkap diletakkan pada sembilan titik pengamatan yang mewakili empat jenis lahan. Parameter yang diamati meliputi suhu tanah, pH tanah, indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks dominansi Simpson (C), serta peranan ekologis serangga tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH tanah berkisar antara 4,9–7,0 dan suhu tanah antara 28–29 °C. Nilai indeks keanekaragaman berada pada kategori rendah hingga sedang dengan rentang 0,78-0,99. Adapun indeks dominansi seluruh lahan bernilai di bawah 0,5, yang menunjukkan tidak adanya spesies yang mendominasi secara konsisten. Sebanyak 535 individu serangga dari tujuh spesies dan empat ordo berhasil diidentifikasi, terdiri atas kelompok predator, predator-dekomposer, dan hama. Hasil ini menunjukkan bahwa komunitas serangga tanah berada dalam kondisi relatif seimbang dan mencerminkan ekosistem tanah yang cukup stabil. Meskipun demikian, tingkat keanekaragaman hayatinya masih perlu ditingkatkan.

References

Adhi, S.L., Hadi, M., & Tarwotjo, U. (2017). Keanekaragaman dan kelimpahan semut sebagai predator hama tanaman padi di lahan sawah organik dan anorganik Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten. Bioma: Berkala Ilmiah Biologi, 19(2), 125-135. Retrieved from: https://doi.org/10.14710/bioma.19.2.125-135

Akmal, A. (2025). Keanekaragaman artropoda dan struktur populasi kumbang badak dan kumbang tanduk di lahan perkebunan kelapa sawit. Agroteksos, 35(1), 96-104. Retrieved from: https://doi.org/10.29303/agroteksos.v35i1.1325

Amalia, I.S., & Ramadhan, R.A.M. (2024). Inventarisasi keanekaragaman serangga di inkubator fakultas pertanian universitas Perjuangan Tasikmalaya dengan menggunakan perangkap warna. BioEksakta: Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, 6(2), 129-139. Retrieved from: https://doi.org/10.20884/1.bioe.2024.6.2.11738

Bertoia, A., Murray, T., Robertson, B.C., & Monks, J.M. (2023). Pitfall trapping outperforms other methods for surveying ground-dwelling large-bodied alpine invertebrates. Journal of Insect Conservation, 27, 679-692. Retrieved from: https://doi.org/10.1007/s10841-023-00498-4

Brown, G.R. and Matthews, I.M. (2016). A review of extensive variation in the design of pitfall traps and a proposal for a standard pitfall trap design for monitoring ground-active arthropod biodiversity. Ecology and Evolution, 6(12), 3953-3964. Retrieved from: https://doi.org/10.1002/ece3.2176

Ferdiansyah, I.R., Hermita, N., Fatmawaty, A.A., & Saylendra, A. (2024). Peran serangga tanah dalam budidaya talas beneng di Karangtanjung. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis): Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 9(2), 114-125. Retrieved from: https://doi.org/10.37149/jia.v9i2.1157

Gayatri, L.R., Nurul, M., & Nisak, F. (2021). Keanekaragaman hama tanaman padi dari ordo orthoptera pada ekosistem sawah di Desa Mantingan Kabupaten Ngawi. Jurnal Pendidikan MIPA, 11(2), 151-157. Retrieved from: https://doi.org/10.37630/jpm.v11i2.479

Gunawan, M., Tarmadja, S., & Wilisiani, F. (2023). Pengelolaan hama Oryctes rhinoceros di perkebunan kelapa sawit kebun Aek Nabara, PT. Supra Matra Abadi. AGROFORETECH, 1(2), 959-964. Retrieved from: https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/536

Haneda, N.F., Puspadewi, C.A., Rusniarsyah, L., & Mulyani, Y.A. (2022). Keanekaragaman serangga tanah di tegakan kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook. f. & Thomson) dengan perlakuan pemupukan. Journal of Tropical Silviculture, 13(03), 191-197. Retrieved from: https://doi.org/10.29244/j-siltrop/13.03.191-197

Heinze, J. (2020). Herbivory by aboveground insects impacts plant root morphological traits. Plant Ecology, 221(8), 725-732. Retrieved from: https://doi.org/10.1007/s11258-020-01045-w

Hidayat, A.R., Ramadhan, R.A.M., & Nasrudin, N. (2022). Keanekaragaman dan dominasi serangga di persawahan di Kecamatan Mangkubumi, Indihiang, dan Cibereum Kota Tasikmalaya. AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 4(2), 48-56. Retrieved from: https://doi.org/10.36423/agroscript.v4i2.986

Jasrotia, P., Kumari, P., Malik, K., Kashyap, P.L., Kumar, S., Bhardwaj, A.K., & Singh, G.P. (2023). Conservation agriculture based crop management practices impact diversity and population dynamics of the insect-pests and their natural enemies in agroecosystems. Frontiers in Sustainable Food Systems, 7, 1173048. Retrieved from: https://doi.org/10.3389/fsufs.2023.1173048

Kamaruddin, N.A., Zolkepli, N., Kamarudin, N.S.W., & Basari, N. (2022). A predatory activity of Oecophylla smaragdina (Hymenoptera: Formicidae) on citrus pests. Retrieved from: http://journalarticle.ukm.my/19366/

Kedawung, K., Subchan, W., & Prihatin, J. (2013). Keanekaragaman serangga tanaman tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) di area pertanian desa Sapikerep-Sukapura Probolinggo dan pemanfaatannya sebagai buku panduan lapang serangga. Pancaran Pendidikan, 2(4), 142-155. Retrieved from: https://doi.org/10.33319/agtek.v23i1.105

Lu, Yan-hui., Zheng, Xu-song., Lu, Zhong-xian. (2019). Application of vetiver grass Vetiveria zizanioides: Poaceae (L.) as a trap plant for rice stem borer Chilo suppressalis: Crambidae (Walker) in the paddy fields. Journal of Integrative Agriculture, 18(4), 797-804. Retrieved from: https://doi.org/10.1016/S2095-3119(18)62088-X

Ma, M., Wu, S., Peng, Z., & Li, K. (2024). Resistance monitoring of Chilo suppressalis (Lepidoptera: Crambidae) to chlorantraniliprole in five field populations from Hunan China 2013–20201. Journal of Entomological Science, 59(1), 49-59. Retrieved from: https://doi.org/10.18474/JES23-18

Neher, D.A., & Barbercheck, M.E. (2019). Soil microarthropods and soil health: Intersection of decomposition and pest suppression in agroecosystems. Insects, 10(12), 414. Retrieved from: https://doi.org/10.3390/insects10120414

Neina, D. (2019). The role of soil pH in plant nutrition and soil remediation. Applied and Environmental Soil Science, 2019(1), 5794869. Retrieved from: https://doi.org/10.1155/2019/5794869

Notohadiprawiro, T. (2021). Tanah, lingkungan dan pertanian berkelanjutan. Yogyakarta: Deepublish Publisher. Retrieved from: https://repository.deepublish.com/media/publications/604058-tanah-lingkungan-dan-pertanian-berkelanj-28522010.pdf

Nugroho, A.A., Nurhayati, S., Ningati, R.K., & Octaviana, D.C. (2024). Karakteristik perilaku makan pada semut rangrang (Oecophylla smaragdina) di habitat pohon sawo kecik (Manilkara kauki). Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi, 18(3), 340-346. Retrieved from: https://doi.org/10.24252/teknosains.v18i3.48268

Nurrohman, E., Rahardjanto, A., & Wahyuni, S. (2015). Keanekaragaman makrofauna tanah di kawasan perkebunan coklat (Theobroma cacao L.) sebagai bioindikator kesuburan tanah dan sumber belajar biologi. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 1(2), 178-208. Retrieved from: https://doi.org/10.22219/jpbi.v1i2.3331

Odum, E.P. (1993). Dasar-dasar Ekologi (Edisi Ketiga, Terjemahan T. Samingan & Srigandono). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Permana, P., Ramadhan, R.A.M., & Isnaeni, S. (2024). Identifikasi keanekaragaman serangga tanaman jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 8(1), 81-91. Retrieved from: https://doi.org/10.32585/ags.v8i1.4529

Prabawati, R. (2020). Pertumbuhan jangkrik hitam (Gryllus mitratus L.) dengan pemberian pakan daun sawi (Brassica chinensis L.). Biolearning Journal, 7(1), 20-24. Retrieved from: https://doi.org/10.36232/jurnalbiolearning.v7i1.508

Prakoso, B. (2017). Biodiversitas belalang (Acrididae: ordo Orthoptera) pada agroekosistem (Zea mays L.) dan ekosistem hutan tanaman di Kebun Raya Baturaden, Banyumas. Biosfera, 34(2), 80-88. Retrieved from: https://doi.org/10.20884/1.read.2021.2.1.3808

Rachmasari, O.D., Prihanta, W., & Susetyarini, R.E. (2016). Keanekaragaman serangga permukaan tanah di Arboretum Sumber Brantas Batu-Malang sebagai dasar pembuatan sumber belajar flipchart. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 2(2), 188-197. Retrieved from: https://media.neliti.com/media/publications/117992-ID-ground-insect-diversity-in-arboretrum-of.pdf

Rahman, M.A., Lee, S.-H., Ji, H.C., Kabir, A.H., Jones, C.S., & Lee, K.W. (2018). Importance of Mineral Nutrition for Mitigating Aluminum Toxicity in Plants on Acidic Soils: Current Status and Opportunities. International Journal of Molecular Sciences, 19(10), 3073. Retrieved from: https://doi.org/10.3390/ijms19103073

Ramadhan, R.A.M., Amalia, I.S., Azizah, D.N., & Nurhidayah, S. (2023). Keragaman dan dominasi serangga nokturnal di Inkubator Fakultas Pertanian Universitas Perjuangan Tasikmalaya. AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 5(2), 101-114. Retrieved from: https://doi.org/10.36423/agroscript.v5i2.1249

Ramadhan, R.A.M., & Amanda, A.P. (2025). Karinding: kearifan lokal budaya Jawa Barat sebagai pengendali hama pada tanaman padi. Jurnal AGRO, 12(1), 40-55. Retrieved from: https:://doi.org/10.15575/j.agro.44996

Ramadhan, R.A.M., Mirantika, D., & Septria, D. (2020). Keragaman serangga nokturnal dan peranannya terhadap agroekosistem di Kota Tasikmalaya. AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 2(2), 114-125. Retrieved from: https://doi.org/10.36423/agroscript.v2i2.585

Rousk, J., Bååth, E., Brookes, P.C., Lauber, C.L., Lozupone, C., Caporaso, J.G., Knight, R., & Fierer, N. (2010). Soil bacterial and fungal communities across a pH gradient in an arable soil. The ISME Journal, 4, 1340-1351. Retrieved from: https://doi.org/10.1038/ismej.2010.58

Sulistyorini, E., Laila, A., & Jiedny, A.Z. (2023). Identifikasi arthropoda pada lahan daun bawang. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 25(1), 1-6. Retrieved from: https://doi.org/10.29244/jitl.25.1.1-6

Wijaya, A. R., Nurmala, D., Hutapea, M.C.L., Sudirman, K., & Arifin, M.B. (2025). Peranan budaya dalam mengurangi dampak penggunaan pestisida berlebihan terhadap kualitas sumberdaya alam pada wilayah perairan. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(1), 32-39. Retrieved from: https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i1.433

Wonawai, M. (2024). Studi literatur gastropoda terhadap kondisi ekosistem. Prosiding Ilmu Kependidikan, 1(1), 67-74. Retrieved from: https://propend.id/index.php/propend/article/view/19

Xiang, X., Liu, S., Li, H., Danso Ofori, A., Yi, X., & Zheng, A. (2023). Defense strategies of rice in response to the attack of the herbivorous insect, Chilo suppressalis. International Journal of Molecular Sciences, 24(18), 14361. Retrieved from: https://doi.org/10.3390/ijms241814361

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

Depi, H. S., Ramadhan, R. A. M., & Rosmala, A. (2026). Inventarisasi Serangga Tanah di Inkubator Pertanian Universitas Perjuangan Tasikmalaya dengan Metode Pitfall Trap. AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 8(1), 128–140. https://doi.org/10.36423/agroscript.v8i1.2658

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.